PAN: Stop Isu Prabowo Dikendalikan Jokowi

Oleh: Ahda Bayhaqi
Jumat, 07 November 2025 | 16:30 WIB
Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno (Beritanasional/Ahda)
Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno (Beritanasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno meminta tidak perlu diisukan Presiden Prabowo Subianto dikendalikan Presiden ketujuh Joko Widodo alias Jokowi. Eddy yakin hubungan setiap pemimpin bangsa terjalin dengan baik.

"Jadi saya kira itu tidak perlu dihembuskan, tidak perlu dibesar-besarkan lagi, hubungan baik yang terjalin di antara para kepala negara dan mantan kepala negara," ujar Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Menurut Eddy, hal yang positif ketika Presiden Prabowo dengan mantan presiden Indonesia menjalin hubungan yang baik. Karena bisa saling tukar pengalaman.

Wakil Ketua MPR RI ini yakin isu-isu Prabowo dikendalikan Jokowi merupakan isu yang tidak benar.

"Jika memang itu dikaitkan langsung dengan adanya isu, bahwa kemudian Pak Presiden Prabowo dikendalikan oleh presiden sebelumnya Pak Jokowi, saya kira itu tidak benar," ujarnya.

Eddy mengatakan, saat ini Prabowo menjalankan kewenangannya sebagai presiden dengan baik dan secara mandiri.

"Jadi beliau adalah orang yang apa presiden kepalan negara yang berdiri sendiri, memiliki kewenangan dan menjalankan kewenangan itu dengan baik," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membantah pernyataan sejumlah pihak yang menyebutnya takut dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya tidak takut dengan Jokowi dan tidak dikendalikan oleh Jokowi.

"Saya bukan Prabowo takut sama Jokowi, Prabowo masih dikendalikan sama Jokowi, enggak ada itu," kata Prabowo saat meresmikan pabrik PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).

Prabowo mengungkapkan, Jokowi tak pernah menitipkan apapun kepadanya.

"Pak Jokowi itu ndak pernah nitip apa-apa sama saya, ya saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, enggak ada itu," ujar Prabowo.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: