102 Pemain Liga Turki Disanksi akibat Dugaan Keterlibatan Taruhan

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 14 November 2025 | 11:48 WIB
Ilustrasi klub bola liga Turki, Galatasaray. (Foto/doc. Galatasaray)
Ilustrasi klub bola liga Turki, Galatasaray. (Foto/doc. Galatasaray)

BeritaNasional.com -  Federasi Sepak Bola Turki (TFF) menjatuhkan sanksi larangan bermain kepada 102 pesepak bola yang berkompetisi di dua kasta tertinggi sepak bola Turki. Hukuman ini diberikan setelah para pemain tersebut diduga terlibat dalam aktivitas terkait taruhan.

Durasi sanksi yang dijatuhkan bervariasi, mulai dari tiga bulan hingga satu tahun. Dari jumlah itu, terdapat 25 pemain dari Super Lig, termasuk dua nama dari klub juara, Galatasaray: Eren Elmali dan Metehan Baltaci. Elmali menerima larangan bertanding selama 45 hari, sementara Baltaci harus menepi selama sembilan bulan.

Keputusan tersebut dikeluarkan oleh Professional Football Disciplinary Board (PFDK). Putusan baru akan bersifat final setelah masa pengajuan banding tujuh hari berakhir.

Sanksi besar-besaran ini datang hanya beberapa hari setelah TFF mengguncang publik dengan menangguhkan 1.024 pemain dari liga profesional sebagai bagian dari investigasi taruhan ilegal. Imbasnya sangat luas: pertandingan di divisi tiga dan empat pun harus dihentikan sementara selama dua pekan.

Dalam sebuah unggahan singkat di Instagram, Elmali menyampaikan klarifikasi. Ia menyebut namanya terseret karena sebuah taruhan yang pernah ditempatkan sekitar lima tahun lalu, pada laga yang melibatkan mantan timnya. Elmali menegaskan bahwa ia sama sekali tidak mengetahui atau terlibat dalam praktik tersebut.

“Saya tidak punya keterkaitan apa pun dengan aktivitas taruhan sejak saat itu,” tulisnya, dikutip dari BBC Sport, Jumat (14/11/2025).

Pihak Galatasaray menyatakan akan mengawal kasus ini secara hati-hati dan profesional, mengingat sensitivitas proses hukum yang sedang berjalan.

Kasus taruhan ilegal ini sudah menjadi perhatian publik sejak Oktober lalu, setelah Presiden TFF Ibrahim Haciosmanoglu mengungkap bahwa ratusan perangkat pertandingan memiliki akun perjudian.

Dari 571 wasit aktif yang bertugas di liga profesional Turki, disebutkan bahwa 371 di antaranya terdaftar memiliki akun taruhan, dan 152 di antaranya aktif bertaruh.

Data yang dipaparkan Haciosmanoglu cukup mencengangkan:

  • Terdapat tujuh wasit dan 15 asisten wasit dari dua kasta tertinggi yang memiliki akun taruhan.
  • Dari level di bawahnya, ada 36 wasit “berklasifikasi” dan 94 asisten wasit yang melakukan hal serupa.
  • Sepuluh wasit tercatat memasang taruhan lebih dari 10 ribu kali.
  • Seorang wasit bahkan dilaporkan melakukan 18.227 kali taruhan, sementara 142 wasit lainnya memasang lebih dari 1.000 taruhan.

Sesuai regulasi TFF, FIFA, dan UEFA, baik pemain, pelatih, maupun perangkat pertandingan dilarang total terlibat dalam aktivitas perjudian.

Situasi kian memanas setelah jaksa Turki mengeluarkan perintah penahanan terhadap 21 orang, termasuk 17 wasit dan dua presiden klub, dalam penyelidikan menyeluruh terkait praktik taruhan ilegal dan dugaan pengaturan skor.

Berdasarkan laporan bahwa Murat Ozkaya, ketua klub Super Lig Eyupspor, turut ditangkap. Bersamanya, enam wasit dan satu individu lain juga diamankan dalam operasi tersebut.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: