Pesan Menyentuh Lionel Messi untuk Lamine Yamal Usai Final Piala Dunia 2026
BeritaNasional.com - Kapten Timnas Argentina Lionel Messi memberikan pesan menyentuh kepada bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, sesaat setelah final Piala Dunia 2026 berakhir di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) pagi WIB.
Momen tersebut terjadi usai Spanyol memastikan gelar juara dunia keduanya setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu.
Di tengah kekecewaan karena gagal mempertahankan gelar juara dunia, Messi terlihat sempat terbaring di lapangan sebelum bangkit dan memeluk Yamal yang menghampirinya.
Pemain sayap Barcelona itu kemudian mengungkapkan pesan yang disampaikan peraih delapan Ballon d'Or tersebut.
"Dia adalah pemain terhebat dalam sejarah dan seseorang yang selalu saya kagumi. Setelah pertandingan, saya ingin menunjukkan rasa hormat saya kepadanya," kata Yamal dilansir dari Talk Sport, Kamis (23/7/2026).
Menurut Yamal, Messi memintanya untuk terus melanjutkan perjalanan kariernya dan meyakini bahwa masa depan sepak bola berada di tangan generasi baru.
"Dia menyuruhku untuk terus mengikuti jalanku dan bahwa masa depan adalah milik generasi kita," ujar pemain berusia 19 tahun tersebut.
Yamal mengaku pesan dari Messi memiliki makna yang sangat besar bagi dirinya.
"Kata-kata itu sama berharganya dengan medali emas yang tergantung di leherku," ucap Yamal.
Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2026 membuat Yamal semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta terbaik dunia. Sebelumnya, ia juga sukses membawa Spanyol menjuarai Euro 2024.
Meski hanya mencatatkan satu gol dan satu assist dalam delapan pertandingan di Piala Dunia 2026, kontribusi Yamal dinilai sangat penting dalam perjalanan La Roja menuju gelar juara.
Menariknya, perbandingan antara Messi dan Yamal terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir. Keduanya sama-sama merupakan lulusan akademi La Masia milik Barcelona dan pernah mengenakan nomor punggung 19 serta nomor ikonik 10 di klub Catalan tersebut.
Bahkan, sebuah foto viral dari sesi pemotretan UNICEF pada 2007 menunjukkan Messi tengah memandikan bayi Yamal. Foto tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah keduanya bertemu di final Piala Dunia.
Bagi Yamal, Messi merupakan salah satu idola masa kecilnya. Namun, dalam pertemuan kompetitif pertama mereka di level internasional, pemain muda Spanyol itu berhasil keluar sebagai pemenang.
Sementara itu, kekalahan di final juga membuat Messi gagal meraih gelar Piala Dunia kedua secara beruntun bersama Argentina.
Pemain berusia 39 tahun itu juga harus mengubur ambisinya merebut Sepatu Emas setelah kalah bersaing dari penyerang Prancis Kylian Mbappe.
Meski demikian, Messi tetap tampil impresif sepanjang turnamen dengan mencatatkan delapan gol dan empat assist dalam delapan pertandingan.
Sumber: Talk Sport
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 20 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






