Pasca-erupsi Gunung Semeru, Perjalanan Kereta Api di Daop 9 Jember Aman
BeritaNasional.com - Perjalanan kereta api di Daerah Operasi 9 Jember sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur, dipastikan aman pasca-erupsi Gunung Semeru pada Rabu sore.
"Petugas KAI bergerak cepat melakukan pengecekan menyeluruh terutama pada lintas Jatiroto–Ranuyoso, Kabupaten Lumajang yang merupakan wilayah terdekat dari Gunung Semeru," kata Manajer Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro.
Ia memastikan, tim lapangan melakukan pemeriksaan jalur rel, jembatan, stasiun, serta perlintasan sebidang (JPL) untuk memastikan keamanan operasional KA.
"Hasilnya, seluruh prasarana dan jalur kereta api di lintas tersebut berada dalam kondisi aman. Tidak ditemukan material vulkanik seperti abu atau pasir yang mengganggu jalur rel maupun persinyalan. Seluruh perjalanan KA, baik jarak jauh maupun komuter, beroperasi normal sesuai jadwal," tuturnya.
Pihak KAI Daop 9 Jember juga meningkatkan patroli jalur serta menyiagakan alat pembersih jalur untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi hujan abu vulkanik di area operasi.
"Komitmen penguatan mitigasi juga diwujudkan dengan penempatan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di Stasiun Probolinggo, Stasiun Klakah dan Stasiun Jember, guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan prasarana kereta," katanya.
Baginya, keselamatan penumpang merupakan prioritas bagi KAI, sehingga pihaknya menegaskan bahwa kondisi perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember aman dari dampak erupsi Gunung Semeru.
"Petugas kami telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, terutama di lintas Jatiroto–Ranuyoso yang paling dekat dengan Semeru. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya material vulkanik yang mengganggu jalur. Seluruh perjalanan KA tetap berjalan normal sesuai jadwal," ujarnya.
Sumber: Antara

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





