Liburan ke NTB? Ini Rekomendasi 20 Destinasi Favorit Wisatawan 2025

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 10 Desember 2025 | 07:31 WIB
Bukit Merese – Lombok Tengah. (BeritaNasional/Harits Tryan)
Bukit Merese – Lombok Tengah. (BeritaNasional/Harits Tryan)

BeritaNasional.com -  Nusa Tenggara Barat kembali menjadi sorotan wisatawan sepanjang 2025 berkat deretan destinasi yang viral dan memanjakan mata. Mulai dari pantai berpasir unik, pulau-pulau eksotis, hingga air terjun megah yang masih alami, NTB menawarkan pengalaman liburan yang lengkap bagi pencinta petualangan, budaya, maupun pemburu spot foto Instagramable.

Dengan perkembangan infrastruktur pariwisata yang semakin pesat serta promosi wisata yang gencar dilakukan, sejumlah lokasi di Lombok, Sumbawa, hingga Bima kian ramai dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar negeri. Berikut 20 tempat wisata hits di NTB yang wajib masuk daftar liburanmu di tahun 2025 karena pesona alamnya yang luar biasa dan fasilitas yang semakin memadai.

Berikut 20 tempat wisata hits di NTB yang viral sepanjang 2025 dan wajib masuk daftar liburanmu.

1. Bukit Merese – Lombok Tengah

Bukit Merese menjadi salah satu spot favorit untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam di Lombok. Dari puncak bukit, pengunjung bisa melihat hamparan savana hijau yang langsung berbatasan dengan birunya Samudera Hindia. Saat sore hari, langit yang berubah jingga menciptakan suasana romantis yang sangat memikat. Tak heran jika tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dan pemburu konten media sosial.

Alamat: Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah
Tiket Masuk: Rp10.000/orang
Fasilitas: Area parkir, warung wisata, gazebo, jalur trekking ringan

2. Pantai Pink – Lombok Timur

Pantai Pink kembali viral di 2025 berkat keunikan pasirnya yang berwarna kemerahan. Warna tersebut berasal dari pecahan terumbu karang merah yang bercampur dengan pasir putih. Selain keindahan visualnya, Pantai Pink juga menawarkan pengalaman snorkeling dengan air laut yang jernih serta terumbu karang yang masih terjaga. Suasananya yang relatif tenang menjadikannya destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin bersantai jauh dari keramaian.

Alamat: Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur
Tiket Masuk: Rp15.000–Rp25.000
Fasilitas: Perahu wisata, gazebo, toilet umum, area snorkeling

3. Gili Trawangan – Lombok Utara

Sebagai ikon wisata NTB, Gili Trawangan masih mempertahankan pesonanya di tahun 2025. Pulau ini terkenal dengan suasana bebas kendaraan bermotor, menjadikannya tempat yang nyaman untuk berjalan kaki atau bersepeda. Aktivitas snorkeling bersama penyu, menikmati sunset di pinggir pantai, hingga hiburan malam di beach bar menjadi daya tarik utama yang membuat pulau ini tak pernah sepi pengunjung.

Alamat: Kecamatan Pemenang, Lombok Utara
Tiket Masuk Pulau: Rp20.000 (di luar biaya perahu)
Fasilitas: Hotel, restoran, beach bar, pusat diving, sepeda keliling

4. Gili Kedis – Lombok Barat

Gili Kedis dikenal sebagai gili mini yang romantis karena ukurannya yang sangat kecil dan suasananya yang privat. Dalam satu jam, pengunjung bahkan bisa mengelilingi seluruh pulau dengan berjalan kaki. Air laut di sekeliling Gili Kedis sangat jernih, cocok untuk berenang dan menikmati keindahan bawah laut secara santai. Tempat ini sering dijadikan spot liburan pasangan karena suasananya yang tenang.

Alamat: Desa Sekotong Barat, Lombok Barat
Tiket Masuk: Rp10.000–Rp15.000
Fasilitas: Perahu sewa, saung sederhana

5. Kawasan Mandalika – Lombok Tengah

Kawasan Mandalika semakin berkembang pesat setelah menjadi tuan rumah ajang balap internasional. Namun lebih dari itu, kawasan ini juga menyimpan keindahan wisata bahari yang luar biasa. Pantai Kuta Mandalika dan Pantai Seger menjadi magnet utama wisatawan dengan garis pantai panjang, pasir putih, serta ombak yang indah. Deretan resort dan kafe modern turut memperkuat daya tarik kawasan ini.

Alamat: Kecamatan Pujut, Lombok Tengah
Tiket Masuk Pantai: Rp10.000–Rp20.000
Fasilitas: Resort, hotel, kafe, area parkir luas

6. Air Terjun Mangku Sakti – Lombok Utara

Air Terjun Mangku Sakti dikenal dengan warna airnya yang biru kehijauan serta bebatuan kapur putih yang mengelilinginya. Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus melewati jalur trekking dan sungai yang cukup menantang. Meski begitu, rasa lelah akan terbayar lunas dengan pemandangan eksotis yang jarang ditemui di tempat lain.

Alamat: Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Utara
Tiket Masuk: Rp10.000–Rp15.000
Fasilitas: Area parkir, pemandu lokal, jalur trekking

7. Desa Sade – Lombok Tengah

Desa Sade merupakan salah satu desa adat Suku Sasak yang masih menjaga tradisi leluhur hingga kini. Rumah-rumah adat yang terbuat dari bambu dan tanah liat masih berdiri kokoh. Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses menenun kain tradisional serta mempelajari kehidupan sosial masyarakat lokal yang masih kental dengan adat istiadat.

Alamat: Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah
Tiket Masuk: Rp10.000
Fasilitas: Pemandu desa, pusat kerajinan tenun, area edukasi budaya

8. Bukit Mantar – Sumbawa Barat

Bukit Mantar dijuluki sebagai “negeri di atas awan” karena pemandangan kabut yang menyelimuti perbukitan di pagi hari. Dari tempat ini, pengunjung dapat menikmati panorama laut dari kejauhan serta hamparan awan yang tampak seperti lautan putih. Bukit ini sangat populer di kalangan pecinta fotografi dan pendaki pemula.

Alamat: Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, Sumbawa Barat
Tiket Masuk: Rp10.000–Rp15.000
Fasilitas: Area camping, warung wisata, spot foto

9. Pulau Moyo – Sumbawa

Pulau Moyo menawarkan suasana liburan yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota. Pulau ini memiliki pantai alami, hutan tropis, serta air terjun yang masih sangat terjaga. Air Terjun Mata Jitu menjadi spot paling populer karena kejernihan airnya yang bertingkat dan dikelilingi bebatuan alami.

Alamat: Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa
Tiket Masuk Pulau: Rp25.000–Rp50.000
Fasilitas: Resort, perahu wisata, area snorkeling, trekking hutan

10. Gili Nanggu – Lombok Barat

Gili Nanggu dikenal sebagai pulau yang tenang dengan air laut sangat jernih. Suasananya cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati ketenangan tanpa keramaian. Dari tepi pantai, pengunjung sudah bisa melihat ikan-ikan kecil berenang bebas.

Alamat: Kecamatan Sekotong, Lombok Barat
Tiket Masuk: Rp10.000–Rp20.000
Fasilitas: Saung pantai, perahu wisata, alat snorkeling

11. Pantai Tanjung Aan – Lombok Tengah

Pantai Tanjung Aan terkenal dengan pasir putihnya yang unik seperti butiran merica. Ombaknya relatif tenang dan cocok untuk berselancar bagi pemula. Garis pantainya yang panjang juga membuat tempat ini cocok untuk bersantai dan menikmati panorama laut.

Alamat: Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah
Tiket Masuk: Rp10.000
Fasilitas: Area parkir, toilet, warung, penyewaan papan selancar

12. Air Terjun Tiu Kelep – Lombok Utara

Air Terjun Tiu Kelep menyuguhkan kolam alami dengan air yang sangat jernih. Untuk mencapainya, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri jalur hutan. Namun keindahan air terjun yang megah membuat perjuangan terasa sepadan.

Alamat: Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara
Tiket Masuk: Rp10.000–Rp20.000
Fasilitas: Pemandu lokal, jalur trekking, area parkir, toilet

13. Air Terjun Sendang Gila – Lombok Utara

Sendang Gila merupakan salah satu air terjun paling terkenal di Lombok. Aliran airnya yang tinggi dan deras berpadu dengan suasana hutan yang asri menjadikan tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Alamat: Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara
Tiket Masuk: Rp10.000
Fasilitas: Tangga trekking, warung, gazebo, pemandu lokal

14. Pantai Selong Belanak – Lombok Tengah

Pantai Selong Belanak dikenal sebagai lokasi terbaik untuk belajar surfing di Lombok. Ombaknya ramah untuk pemula, sementara pasirnya yang lembut membuat pantai ini nyaman untuk bersantai bersama keluarga.

Alamat: Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah
Tiket Masuk: Rp10.000
Fasilitas: Sekolah surfing, kafe pantai, toilet, area parkir

15. Gili Asahan – Lombok Barat

Gili Asahan menawarkan suasana yang jauh lebih tenang dibandingkan Gili Trawangan. Pulau ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati liburan santai dengan suasana alami dan ramah lingkungan.

Alamat: Kecamatan Sekotong, Lombok Barat
Tiket Masuk: Rp10.000–Rp15.000
Fasilitas: Penginapan, snorkeling spot, restoran kecil

16. Pantai Lawar – Sumbawa Barat

Pantai Lawar mulai dikenal karena keindahan garis pantainya yang panjang dan masih alami. Lokasinya mudah dijangkau dari pusat Kota Taliwang, sehingga sering dijadikan tempat bersantai warga lokal saat sore hari.

Alamat: Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat
Tiket Masuk: Gratis
Fasilitas: Area parkir, warung, gazebo

17. Danau Lebo Taliwang – Sumbawa Barat

Danau Lebo Taliwang menawarkan ketenangan dengan pemandangan air yang luas dan dikelilingi pepohonan rindang. Tempat ini cocok untuk wisata santai bersama keluarga.

Alamat: Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat
Tiket Masuk: Rp10.000
Fasilitas: Perahu wisata, saung, area parkir, spot foto

18. Pantai Poto Batu – Sumbawa

Pantai ini terkenal dengan keberadaan batu karang besar yang berdiri kokoh di tepi pantai. Ombaknya cukup besar, sehingga lebih cocok untuk menikmati panorama dan fotografi alam.

Alamat: Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa
Tiket Masuk: Rp5.000–Rp10.000
Fasilitas: Area parkir, spot foto batu karang, warung

19. Pulau Kenawa – Sumbawa Barat

Pulau Kenawa menawarkan hamparan savana luas yang mengelilingi pulau. Tempat ini sangat cocok untuk camping, menikmati sunset, serta snorkeling di perairan sekitarnya.

Alamat: Kecamatan Poto Tano, Sumbawa Barat
Tiket Masuk: Rp15.000–Rp25.000
Fasilitas: Area camping, jalur tracking, spot snorkeling

20. Pantai Lariti – Bima, Sumbawa

Pantai Lariti viral karena fenomena laut terbelah yang muncul saat air surut. Pengunjung bisa berjalan kaki di atas hamparan pasir yang muncul di tengah laut, menciptakan pengalaman wisata yang unik dan langka.

Alamat: Kecamatan Sape, Kabupaten Bima
Tiket Masuk: Rp10.000
Fasilitas: Perahu wisata, gazebo, area parkir

Tips Liburan ke NTB di 2025

Agar perjalanan liburan ke Nusa Tenggara Barat berjalan lancar, nyaman, dan tetap menyenangkan, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan berikut ini:

1. Pilih Waktu Berkunjung yang Tepat Waktu terbaik untuk liburan ke NTB adalah saat musim kemarau, yaitu antara April hingga Oktober. Pada periode ini cuaca cenderung cerah, ombak laut lebih tenang, dan akses menuju destinasi wisata lebih aman, terutama ke pantai dan air terjun.

2. Gunakan Kendaraan Sewa untuk Mobilitas Banyak destinasi wisata di NTB yang jaraknya cukup jauh dan tidak terjangkau transportasi umum. Oleh karena itu, menyewa motor atau mobil menjadi pilihan paling praktis agar perjalanan lebih fleksibel dan hemat waktu.

3. Manfaatkan Jasa Pemandu Lokal Untuk destinasi seperti air terjun, bukit, atau desa adat, sebaiknya gunakan guide lokal. Selain lebih aman, kamu juga bisa mendapatkan informasi sejarah, cerita budaya, serta jalur terbaik menuju lokasi wisata.

4. Siapkan Uang Tunai Secukupnya Tidak semua kawasan wisata di NTB menyediakan pembayaran non-tunai. Terutama di daerah pelosok, uang tunai masih menjadi alat transaksi utama untuk tiket masuk, parkir, hingga membeli makanan.

5. Jaga Etika dan Kelestarian Alam NTB memiliki banyak destinasi wisata yang masih alami dan juga kawasan adat. Selalu jaga kebersihan, tidak merusak fasilitas, serta menghormati aturan lokal agar keindahan alam tetap terjaga.

6. Perhatikan Keselamatan Saat Berwisata Alam Saat mengunjungi pantai, air terjun, atau pulau kecil, perhatikan kondisi cuaca, arus laut, dan jalur trekking. Gunakan alas kaki yang nyaman dan jangan memaksakan diri jika kondisi fisik tidak memungkinkan.

7. Pesan Penginapan Lebih Awal Beberapa kawasan seperti Mandalika, Gili Trawangan, dan Senaru sering penuh saat musim liburan. Lakukan reservasi jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tempat menginap

(Rep/Novia)sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: