Siapkan Huntara untuk Korban Bencana Sumatera, Hunian Tetap Akan Disediakan Setelah 1-2 Tahun

Oleh: Kiswondari
Rabu, 10 Desember 2025 | 05:03 WIB
Siapkan huntara untuk korban bencana Sumatera, hunian tetap akan disediakan setelah 1-2 tahun. (BeritaNasional/istimewa)
Siapkan huntara untuk korban bencana Sumatera, hunian tetap akan disediakan setelah 1-2 tahun. (BeritaNasional/istimewa)

BeritaNasional.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan, hunian sementara (huntara) bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) akan dilengkapi dengan jaminan hidup untuk menunjang perekonomian para penyitas sehari-harinya.

"Di hunian sementara itu nanti akan ada jaminan hidup. Mereka sementara kan harus bisa memperoleh dukungan ekonomi untuk bisa hidup sehari-hari, maka nanti ada itu, setelah itu masuk ke pemberdayaan," katanya di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hunian sementara ini akan menunjang kehidupan para pengungsi minimal dalam waktu satu tahun dan maksimal dua tahun, yang kemudian akan diberikan hunian tetap sesuai dengan kondisi masing-masing korban.

"Kemarin sudah dilaporkan oleh kepala BNPB tentang perencanaan hunian sementara itu yang sifatnya sementara ini setahun, minimal itu setahun, bisa dua tahun. Berikutnya adalah hunian tetap yang tergantung pada kondisinya, kalau secara umum, hunian tetap itu biasanya tanah disediakan oleh daerah, kemudian yang membangun adalah APBN lewat BNPB," terang dia.

Namun, kata Gus Ipul, berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto, apabila daerah mengalami kesulitan untuk menyediakan tanah untuk hunian tetap, maka bisa menggunakan tanah-tanah negara.

"Yang ini nanti akan diurus lebih lanjut. Jadi ada hunian sementara, ada hunian tetap. Setelah hunian sementara bisa disediakan, maka kami nanti bersama kementerian lain masuk untuk pemberdayaan, mulai dari pemulihan ekonomi, pelatihan keterampilannya, maupun dukungan usaha. Ini yang nanti akan kami lakukan setelah hunian sementaranya selesai," jelasnya.

Sementara itu, untuk mempercepat penanganan huntara, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah menyiapkan stok Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) yang dapat langsung dikirim.

“Di Medan sudah standby lebih dari 400 unit dan di Bandung sekitar 100 unit. Jika diperlukan, kami siap menambah sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Menteri PKP Maruarar Sirait dalam kesempatan sama.

Ara mengatakan, koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah akan segera dilakukan sesuai arahan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

“Kami memastikan semua langkah berjalan cepat dan terkoordinasi, agar masyarakat terdampak segera mendapatkan hunian yang aman dan layak,” ujarnya.

Politikus Partai Gerindra ini juga telah mengirimkan tiga direktur jenderal (dirjen) Kementerian PKP untuk mengecek rumah korban terdampak bencana di Sumatera.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: