Kasus Mobil MBG yang Tabrak Siswa dan Guru SDN Kalibaru 01 Naik ke Penyidikan
BeritaNasional.com - Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) memutuskan untuk menaikkan kasus kecelakaan mobil pembawa Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak siswa SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakut, ke tahap penyidikan.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah petugas memeriksa 10 saksi, mulai dari pelapor, korban, pihak sekolah, hingga saksi lain di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Penyidik telah melakukan beberapa rangkaian pemeriksaan, dan pada malam ini, untuk status sudah naik ke penyidikan,” kata Erick kepada awak media, Kamis (11/12/2025).
Erick menjelaskan bahwa kenaikan status kasus ke penyidikan diputuskan setelah petugas meyakini adanya dugaan pelanggaran pidana Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan korban luka.
“Adapun pasal yang kami kenakan yaitu Pasal 360 KUHP karena kelalaiannya mengakibatkan orang luka berat atau luka lainnya dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun,” ujarnya.
Di sisi lain, Erick mengatakan bahwa penanganan kasus ini tidak hanya melibatkan Satreskrim, tetapi juga Satlantas. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami unsur kelalaian yang turut melibatkan kendaraan.
“Karena ini berdampak terhadap kendaraan-kendaraan, dan pengemudi, tentunya kami juga harus bekerja sama dengan Satlantas untuk menuntaskan kasus ini,” tuturnya.
Ketika disinggung soal status sopir mobil MBG, Erick menegaskan bahwa yang bersangkutan masih berstatus saksi terperiksa. Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan bukti tambahan untuk menggelar penetapan tersangka.
“Ya, masih kami periksa mendalam, karena tentunya masih saksi. Apabila nanti besok alat bukti sudah cukup, akan kami tetapkan tersangka. Ini masih mengumpulkan alat bukti, baik petunjuk maupun barang bukti yang ada, termasuk pemeriksaan saksi,” bebernya.
Sebagai informasi, kecelakaan ini terjadi saat mobil MBG yang dikendarai AI, sopir pengganti, hendak mengantar makanan ke SDN Kalibaru 01. Mobil tiba-tiba menerobos pagar sekolah ketika siswa dan guru sedang berkegiatan di lapangan.
Mobil melaju tanpa kontrol hingga menabrak sisi ujung bangunan sekolah. Akibat kecelakaan ini, tercatat 20 orang mengalami luka, terdiri dari 19 siswa dan satu guru. Mereka telah mendapatkan perawatan di RS Koja (4 siswa dan 1 guru) serta RS Cilincing (15 siswa) dengan seluruh biaya ditanggung oleh BGN.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






