Banjir dan Longsor Sumut, Ketua MPR Serahkan Ribuan Paket Bantuan
BeritaNasional.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan sebanyak 5.000 paket bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan awal untuk meringankan beban masyarakat pascabencana.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (14/15/2025) paket bantuan yang disalurkan terdiri atas kebutuhan pokok, obat-obatan, serta perlengkapan alat tulis sekolah untuk anak-anak yang terdampak bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ahmad Muzani kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan. Selanjutnya, bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Muzani menekankan pentingnya percepatan pemulihan kehidupan warga terdampak, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan keagamaan, agar aktivitas sosial masyarakat bisa kembali berjalan normal.
Dalam pertemuannya dengan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Muzani mengaku mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan akibat bencana.
“Ada aspirasi yang bisa langsung diputuskan hari ini, dan ada pula yang harus dibicarakan lintas kementerian untuk pemulihan jangka panjang. Pada intinya, kami fokus membantu masyarakat dan para kepala daerah agar bisa memulihkan kehidupan masyarakat pasca bencana,” ucapnya dalam keterangannya.
Ia memastikan seluruh masukan dari masyarakat dan pemerintah daerah akan dibawa ke Jakarta untuk dibahas bersama kementerian terkait guna mencari solusi terbaik.
Selain itu, Muzani juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Presiden RI Prabowo Subianto dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera.
“Sebagai pimpinan MPR, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, yang begitu serius menangani musibah di Sumatera. Beliau telah beberapa kali datang langsung ke lokasi bencana dan terus memberikan perhatian serius,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa kondisi di wilayahnya perlahan mulai membaik, meskipun sejumlah kendala masih dihadapi di lapangan.
“Kondisi mulai terurai perlahan. Listrik dan internet sudah menyala meskipun masih terbatas. Pasokan BBM sudah mulai lancar, meski tetap perlu pengawasan agar tidak dimanfaatkan oleh spekulan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat guna memaksimalkan proses penanganan bencana.
Hingga kini, masih terdapat sembilan desa yang terisolasi dan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki atau melalui pengiriman bantuan udara.
“Kami juga membutuhkan penanganan cepat untuk pemulihan air bersih karena seluruh instalasi rusak total, mulai dari hulu hingga jaringan ke rumah warga,” katanya.
Secara keseluruhan, MPR RI menyalurkan total 15.000 paket bantuan kemanusiaan yang didistribusikan ke tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Masing-masing provinsi menerima 5.000 paket bantuan.
Muzani menegaskan, meskipun bantuan yang diberikan masih terbatas, kehadiran dan perhatian pemerintah pusat diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal setelah bencana melanda.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






