Badai Salju Dahsyat Hantam AS, 750 Ribu Warga Tanpa Listrik
BeritaNasional.com - Cuaca ekstrem berupa badai musim dingin disertai angin kencang melanda wilayah barat dan tengah Amerika Serikat sejak pertengahan pekan ini.
Dilansir dari Xinhua News pada Jumat (19/12/2025), fenomena alam yang dipicu oleh aliran uap air atmosfer (atmospheric river) ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur parah dan pemadaman listrik massal yang berdampak pada sekitar 750.000 pelanggan.
Intensitas badai tercatat mencapai puncaknya di Gunung Coffin, Wyoming, dengan kecepatan hembusan angin mencapai 231 km/jam.
Angka yang hampir menyamai kecepatan angin puting beliung ini juga dilaporkan terjadi di wilayah lain seperti Coldwater Ridge, Washington (228 km/jam), dan Gunung Hood, Oregon (222 km/jam).
Dampak Parah di Negara Bagian Washington
Negara bagian Washington menjadi wilayah yang paling menderita akibat hantaman badai ini. Meluapnya sejumlah sungai dan jebolnya tanggul di dekat Seattle memaksa otoritas setempat mengevakuasi warga dari rumah-rumah mereka.
Seorang pria di wilayah Snohomish dilaporkan meninggal dunia setelah nekat menerobos rambu penutupan jalan hingga kendaraannya terendam banjir. Gubernur Washington, Bob Ferguson, menyebut tingkat kerusakan infrastruktur di wilayahnya masuk dalam kategori sangat parah.
"Sebagian besar Jalur Raya AS 2, yang merupakan nadi penghubung barat dan timur Washington, rusak berat. Beberapa bagian jalan bahkan hanyut terbawa arus, sehingga penutupan jalan akan berlangsung dalam waktu yang cukup lama selama masa perbaikan," ungkap pejabat setempat.
Ratusan Ribu Warga Gelap Gulita
Hingga Kamis (18/12), data dari pelacak pemadaman listrik online menunjukkan situasi yang memprihatinkan:
Total terdampak: 750.000 pelanggan di seluruh negeri.
Wilayah kritis: Hampir 600.000 pelanggan di Washington, Oregon, dan Idaho masih kehilangan akses listrik.
Ancaman Banjir di San Francisco Jelang Natal
Meski badai saat ini masih berlangsung, ancaman baru kembali mengintai. Badan Layanan Cuaca Nasional (NWS) memprediksi adanya aliran atmosfer susulan yang mendekati garis pantai.
Wilayah Teluk San Francisco, California, kini dalam status waspada. Prakiraan cuaca menunjukkan peluang 60 hingga 70 persen terjadinya curah hujan di atas normal mulai tanggal 19 hingga 25 Desember.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya banjir besar tepat di saat musim libur Natal dimulai.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







