Chelsea Tumbang di Tangan Aston Villa, Ini Kata Enzo Maresca
BeritaNasional.com - Tren positif Aston Villa terus berlanjut setelah berhasil mempermalukan Chelsea di kandangnya sendiri, Stamford Bridge, pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 pada Minggu (28/12/2025) dini hari WIB. Meski sempat unggul lebih dulu, The Blues harus menyerah dengan skor tipis 1-2.
Kemenangan ini menjadi catatan fenomenal bagi skuad asuhan Unai Emery, yang kini mengantongi 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Sebaliknya, bagi Chelsea, hasil ini menjadi alarm keras terkait cara mereka mengelola tekanan di tengah pertandingan.
Dominasi yang Runtuh dalam Sekejap
Chelsea sebenarnya tampil sangat dominan pada paruh pertama. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan anak asuh Enzo Maresca akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Joao Pedro berhasil memecah kebuntuan setelah menyambar bola hasil sepak pojok dari Reece James.
Namun, momentum kemenangan Chelsea mulai goyah setelah Ollie Watkins masuk ke lapangan di menit ke-58.
Penyerang tajam itu hanya butuh lima menit untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 meski lewat proses yang sedikit berbau keberuntungan setelah bola tepisan Robert Sanchez memantul kembali ke tubuh Watkins dan masuk ke gawang.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengakui bahwa gol tersebut merusak segalanya.
"Gol yang kami kebobolan adalah titik balik. Sampai kami kebobolan gol itu, selama satu jam pertandingan, kami sepenuhnya mengendalikan permainan," paparnya yang dikutip dari laman resmi klub pada Minggu.
Maresca menyoroti bagaimana mentalitas pemainnya yang seolah hilang arah setelah lawan mencetak gol penyeimbang. Chelsea tidak mampu merebut kembali kendali permainan hingga akhirnya Watkins mencetak gol kedua melalui sundulan maut di menit ke-84.
"Tapi, reaksi terhadap kebobolan ini bukan pertama kalinya terjadi. Bahkan jika kami unggul dan kebobolan, kami sedikit kesulitan dalam mengelola permainan. Ini sesuatu yang perlu kami perbaiki," ungkap pelatih asal Italia tersebut.
Maresca berjanji akan melakukan analisis mendalam untuk memahami mengapa timnya kehilangan ketenangan setiap kali berada dalam posisi tertekan.
"Sulit untuk menganalisisnya karena kita perlu memahami mengapa, ketika kita kebobolan gol, kita kesulitan mengendalikan permainan dengan lebih baik. Bisa jadi itu pengalaman, atau bisa juga hal lain, tetapi kita perlu menganalisis dan memahaminya," tandasnya.
Kekalahan ini membuat Chelsea gagal memperbaiki posisi di klasemen, sementara Villa semakin kokoh di papan atas sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.
TEKNOLOGI | 17 jam yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 14 jam yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 20 jam yang lalu
EKBIS | 18 jam yang lalu
GAYA HIDUP | 18 jam yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu







