Penyebab Mata Merah yang Sering Diabaikan
BeritaNasional.com - Pernah merasakan mata merah tanpa tahu penyebabnya? Ya mata merah bisa terjadi karena hal sederhana.
Beberapa hal yang bisa menyebabkan mata merah seperti terpapar debu, terlalu lama menatap layar laptop, menggosok-gosok mata, terkena asap dan lainnya.
Sebagian besar kondisi mata merah bisa menghilang atau reda dengan sendirinya. Namun, bila tidak segera ditangani, bukan tak mungkin bisa mengakibatkan kondisi yang lebih serius.
Melansir laman Halodoc, mata merah juga bisa jadi indikasi kalau kamu memiliki gangguan kesehatan serius. Simak ulasannya di sini.
Penyebab mata merah yang sering diabaikan
Mata merah dapat mengindikasikan iritasi ringan atau kondisi yang lebih serius, seperti infeksi.
Pada dasarnya mata merah terjadi ketika pembuluh darah kecil di permukaan mata membesar dan tersumbat oleh darah.
Mata merah tidak perlu terlalu dikhawatirkan, namun, jika mata sudah berasa sakit, berair, kering, ataupun mengalami gangguan penglihatan lain, ini bisa mengindikasikan masalah medis yang serius.
1. Kurang Tidur
Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh terasa lemas, tetapi juga bisa menyebabkan mata merah. Saat kurang tidur, pembuluh darah di mata bisa melebar, sehingga mata tampak merah. Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam.
2. Terlalu Lama di Depan Layar
Menatap layar komputer atau ponsel terlalu lama bisa menyebabkan mata tegang dan kering, yang kemudian bisa memicu mata merah. Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
3. Dehidrasi
Dehidrasi bisa menyebabkan mata kering, yang merupakan salah satu penyebab umum mata merah. Pastikan untuk minum air yang cukup sepanjang hari, setidaknya 8 gelas per hari.
4. Alergi
Alergi terhadap debu, serbuk sari, atau bulu hewan bisa menyebabkan mata merah dan gatal. Hindari paparan alergen sebisa mungkin.
5. Paparan Asap dan Polusi
Asap rokok, polusi udara, dan paparan bahan kimia tertentu bisa mengiritasi mata dan menyebabkan mata merah. Hindari paparan asap dan polusi sebisa mungkin. Gunakan masker saat berada di lingkungan berpolusi.
6. Penggunaan Obat-obatan Tertentu
Beberapa jenis obat-obatan, seperti antihistamin dan dekongestan, bisa menyebabkan mata kering dan merah sebagai efek samping. Jika Anda mengalami mata merah setelah mengonsumsi obat tertentu, konsultasikan dengan dokter.
7. Infeksi Mata
Infeksi virus atau bakteri, seperti konjungtivitis (pink eye), bisa menyebabkan mata merah, berair, dan terasa tidak nyaman. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mencurigai adanya infeksi mata.
8. Kontak Lensa yang Tidak Bersih
Penggunaan kontak lensa yang tidak bersih atau tidak tepat bisa menyebabkan iritasi dan infeksi pada mata, yang kemudian bisa memicu mata merah. Selalu cuci tangan sebelum menyentuh kontak lensa dan bersihkan lensa secara teratur sesuai dengan petunjuk dokter.
9. Blefaritis (Peradangan Kelopak Mata)
Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata yang bisa menyebabkan mata merah, gatal, dan berair. Jaga kebersihan kelopak mata dengan membersihkannya secara teratur menggunakan air hangat dan sabun lembut.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







