Tim SAR Temukan Serpihan Kapal KM Putri Sakinah saat Mencari Pelatih Klub Wanita Valencia

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 30 Desember 2025 | 17:50 WIB
Polisi menemukan serpihan kapal KM Putri Sakinah. (Foto/Istimewa)
Polisi menemukan serpihan kapal KM Putri Sakinah. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Operasi pencarian pelatih sepak bola wanita Valencia Martin Carreras Fernando dan dua anaknya, korban tenggelamnya KM Putri Sakinah, di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, masih berlangsung.

Memasuki hari kelima pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan serpihan kapal setelah tim menyisir beberapa lokasi yang disinyalir menjadi titik tenggelamnya kapal.

"Pukul 08.12 Wita, Tim RBB Ditpolair Polda NTT kembali menemukan serpihan KM Putri Sakinah, bagian dinding kapal," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, Selasa (30/12/2025).

Setelah itu, Fathur mengatakan petugas kembali fokus menyisir pulau-pulau terdekat serta operasi penyelaman di sejumlah titik perairan.

Pihaknya mengerahkan alat seabob dan sonar milik Ditpolair Polda NTT di lokasi tenggelam guna untuk mendapatkan bangkai kapal KM Putri Sakinah yang diduga tenggelam di dasar laut.

"Saat ini, tim berfokus pada pencarian tiga WNA Spanyol dengan melaksanakan fokus penyisiran di pulau terdekat dari Pulau Padar dan fokus penyelaman," ujar Fathur.

Sementara itu, jenazah satu anak perempuan Martin yang hilang bersamanya sudah ditemukan dan dititipkan untuk diperiksa Tim DVI di RSUD Komodo Labuan Bajo pada Senin (29/12/2025).

“Untuk penemuan korban dari hasil forensik Tim Posko Antemortem DVI Polres Manggarai Barat bahwa jenazah tersebut merupakan salah satu korban dari 4 WNA Spanyol,” jelasnya.

Hingga saat ini, operasi SAR telah memasuki hari kelima. Kedutaan Besar Spanyol bersama keluarga korban juga sempat bertemu dengan Tim SAR Gabungan di KN SAR Puntadewa 250 berharap agar pencarian membuahkan hasil.

Diketahui, kapal Pinisi mengangkut 11 penumpang, tiga orang dievakuasi Kapal Nepton, empat dievakuasi Tim SAR Gabungan. Sementara itu, empat WN Asal Spanyol yang merupakan satu keluarga terdiri atas suami, istri, dan 2 anak masih dalam pencarian.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: