Tim SAR Masih Cari 2 Korban Ledakan Grand Polonia Medan, 1 Orang Tewas
BeritaNasional.com - Petugas Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian terhadap korban ledakan yang meluluhlantakkan beberapa bangunan di Perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara (Sumut) pada Senin (20/7/2026).
Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang terdampak yang berhasil selamat dari insiden ledakan sebanyak empat orang yaitu Jeavelin bayi berusia dua tahun, Hasan, seorang sopir, dan seorang kurir yang masih dalam proses pendataan.
“Hingga saat ini terdapat satu korban meninggal dunia yang telah ditemukan, namun untuk data korban yang ditemukan masih akan dipastikan. Sementara dua orang korban masih dalam pencarian diduga masih berada di bawah reruntuhan bangunan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika dalam keterangannya Selasa (21/7/2026).
Karena korban meninggal dunia masih proses identifikasi tim RS. Bhayangkara, lanjut Hery, fokus Tim SAR gabungan saat ini berupaya mencari dua korban lain memakai peralatan Urban Search and Rescue, drone thermal dan peralatan ekstrikasi guna mempercepat proses pencarian.
“Keselamatan personel tetap menjadi prioritas mengingat kondisi struktur bangunan yang masih berpotensi mengalami pergeseran. Kami berharap sisa korban dapat ditemukan sehingga dapat segera dievakuasi,” kata dia.
Sementara, ledakan diduga dari gas pipa tanam turut mengakibatkan lima rumah ikut rusak, salah satunya mengalami kerusakan parah. Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian masih terus berlangsung di bawah koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.
“Tim SAR Gabungan tetap melakukan penyisiran dan pembukaan akses pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun, sementara perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara resmi sesuai hasil operasi di lapangan,” imbuh dia.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







