Basarnas Banten Cari Nelayan yang Hilang Diduga Tenggelam di Perairan Bagedur
BeritaNasional.com - Tim Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Banten melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga tenggelam di Perairan Bagedur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Korban dilaporkan hilang sejak Minggu (19/7/2026) sore.
Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan korban diketahui bernama Dace Hidayat (57), seorang nelayan asal Kampung Tanjung Panto, RT 017/RW 005, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.
"Korban itu diketahui bernama Dace Hidayat (57), seorang nelayan warga Tanjung Panto, RT 017/RW 005, Desa Muara, Wanasalam, Kabupaten Lebak," kata Al Amrad dilansir dari Antara, Senin (21/7/2026).
Peristiwa bermula ketika enam nelayan pemilik bagan berangkat menggunakan perahu antarjemput dari Dermaga Tanjung Panto menuju Perairan Bagedur pada Minggu (19/7/2026).
Sesampainya di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, korban turun dari perahu untuk naik ke bagannya dengan tujuan menyalakan genset dan lampu penerangan. Sementara itu, perahu melanjutkan perjalanan untuk mengantar pemilik bagan lainnya.
Namun, saat perahu kembali ke bagan milik korban, Dace Hidayat sudah tidak berada di lokasi. Tim hanya menemukan topi milik korban yang mengapung di sekitar bagan.
"Kemungkinan besar korban diduga terjatuh ke laut dan menghilang hingga saat ini belum ditemukan," katanya.
Basarnas Banten kemudian mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian di Perairan Bagedur pada koordinat 6°48'34.6" LS -105°54'33.6" BT atau sekitar 16,5 kilometer dari Unit Siaga SAR Lebak.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Lebak bersama personel Polair Pos Binuangeun. Hingga kini, tim gabungan masih mengoptimalkan upaya pencarian sesuai prosedur operasi SAR.
Basarnas Banten juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa perairan, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut serta segera melaporkan kepada Basarnas atau instansi terkait apabila terjadi keadaan darurat yang membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan.
"Kami berharap korban tenggelam di Perairan Bagedur bisa ditemukan hari ini, terlebih cuaca normal," kata Al Amrad.
Sumber: Antara
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







