6 Januari Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 05 Januari 2026 | 15:00 WIB
Ilustrasi sejarah. (Foto/Freepik)
Ilustrasi sejarah. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com -  Tanggal 6 Januari memperingati hari apa saja? Menarik untuk diketahui bahwa terdapat sejumlah peringatan penting yang diakui secara nasional maupun internasional pada tanggal tersebut.

6 Januari Memperingati Hari Apa

1. Hari Anak Yatim Korban Perang (World Day for War Orphans)

Setiap 6 Januari diperingati sebagai Hari Anak Yatim Korban Perang Sedunia, sebuah momentum global untuk mengingat serta memberikan dukungan kepada anak-anak yang kehilangan orang tua akibat konflik bersenjata.

Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap tantangan besar yang dihadapi anak-anak korban perang, mulai dari trauma emosional hingga keterbatasan akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Hari Anak Yatim Korban Perang juga sejalan dengan prinsip perlindungan hak anak dalam berbagai konvensi internasional, dengan harapan jangka panjang agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dalam kehidupan yang lebih layak meski pernah mengalami luka mendalam akibat perang.

2. Hari Epifani: Perayaan Penampakan Tuhan

Bagi umat Kristiani di berbagai belahan dunia, 6 Januari diperingati sebagai Hari Epifani, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Penampakan Tuhan.

Perayaan ini menandai momen ketika kasih dan keselamatan Tuhan dinyatakan kepada seluruh umat manusia, salah satunya melalui kisah kedatangan Tiga Orang Majus dari Timur untuk menyembah Bayi Yesus.

Secara historis, Epifani pada masa awal Kekristenan mencakup beberapa peristiwa penting, termasuk kelahiran dan pembaptisan Yesus. Namun, sejak abad ke-5, Gereja Barat memisahkan perayaan Natal pada 25 Desember dari Epifani, sehingga makna Epifani kemudian lebih difokuskan pada peristiwa penyembahan oleh Tiga Orang Majus sebagai simbol pengakuan Yesus sebagai Juruselamat dunia.

Dalam refleksi iman, Hari Epifani mengajak umat untuk merenungkan bahwa terang dan kasih Tuhan hadir bagi semua orang, tanpa memandang latar belakang atau kelompok tertentu.

3. Natal di Armenia: Tradisi Lebih dari 1.700 Tahun

Berbeda dengan sebagian besar negara yang merayakan Natal pada 25 Desember, umat Kristiani di Armenia merayakan Natal pada 6 Januari. Tradisi ini telah berlangsung lebih dari 1.700 tahun dan berkaitan erat dengan pemahaman awal tentang pewahyuan Kristus.

Sejarahnya bermula pada tahun 301 Masehi, ketika Gereja Apostolik Armenia menetapkan Kristen sebagai agama negara.

Karena tidak terpengaruh oleh tradisi pagan Romawi Solis Invicti yang berkembang di akhir Desember, masyarakat Armenia tetap mempertahankan tanggal 6 Januari sebagai hari perayaan Natal, sekaligus memperingatinya sebagai Epifani Kristus.

Perayaan Natal di Armenia bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga merupakan warisan budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi spiritual Armenia dalam khazanah Kekristenan global.

 

(Rep/Nissa)sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: