DPR Minta WNI di Venezuela Jaga Komunikasi dengan KBRI
BeritaNasional.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta warga negara Indonesia (WNI) untuk mnjaga komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Caracas. Hal ini disampaikan anggota Komisi I DPR Amelia Anggraini, Selasa (6/1/2026). Ia menilai komunikasi WNI dengan KBRI penting menyusul eskalasi politik yang meningkat karena penangkapan Presiden Venezuela Nicholas Maduro oleh Amerika Serikat.(AS).
"WNI diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga komunikasi dengan KBRI Caracas," ujarnya di Jakarta
Dia mengatakan DPR terus mencermati secara saksama perkembangan situasi di Venezuela. Sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, dia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta penyelesaian sengketa secara damai.
Ia pun mengimbau kepada semua pihak untuk mengedepankan langkah-langkah de-eskalasi, menahan diri, dan menempuh dialog, dengan tetap mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan hukum humaniter internasional, terutama perlindungan terhadap warga sipil.
Sebelumnya, rakyat Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari digegerkan dengan serangan militer AS terhadap instalasi sipil dan militer di beberapa negara bagian, di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS. Negara Amerika Latin itu pun menyatakan keadaan darurat nasional.
Presiden AS Donald Trump kemudian membenarkan bahwa pihaknya melakukan serangan ke Venezuela serta berhasil menangkap Presiden Nicolas Maduro berikut istrinya, yang langsung dibawa ke AS. Pasangan tersebut menghadapi dakwaan federal AS terkait dugaan perdagangan narkoba serta kerja sama dengan organisasi teroris. (Antara)
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu




