Krisis Kepemimpinan di Manchester United Hampir Picu Kepergian Pemain
BeritaNasional.com - Sejumlah nama di skuad Manchester United disebut hampir memilih pergi pada bursa transfer Januari jika Ruben Amorim tetap bertahan di kursi pelatih Old Trafford.
Keputusan manajemen Setan Merah untuk mengakhiri kerja sama dengan Amorim pada Senin pagi menutup periode 14 bulan yang penuh dinamika.
Evaluasi internal mengarah pada gaya kepemimpinan sang pelatih yang kerap berubah-ubah dan emosional, serta keteguhannya mempertahankan formasi 3-4-3 yang dinilai tidak lagi sejalan dengan kebutuhan tim. Situasi tersebut perlahan menggerus kepercayaan di ruang ganti.
Ketegangan makin terasa usai Amorim menyampaikan pernyataan tajam dalam konferensi pers setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds di Liga Inggris. Pelatih berusia 40 tahun itu menegaskan ambisinya untuk berperan sebagai “manajer, bukan sekadar pelatih”, sambil menyentil peran departemen scouting dan jajaran direksi agar fokus pada tugas masing-masing.
Ucapan tersebut datang di tengah kabar bahwa petinggi klub termasuk direktur olahraga Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada menilai respons Amorim dalam sebuah pertemuan internal dua hari sebelumnya terlalu negatif dan emosional. Pernyataan terbuka di hadapan publik itu pun disebut-sebut menjadi pemicu akhir kepercayaan manajemen.
Sambil menunggu penunjukan pelatih permanen, MU menunjuk pelatih tim U-18 Darren Fletcher sebagai juru taktik interim untuk menstabilkan situasi.
Laporan Daily Mail menyebut, keputusan memecat Amorim berpotensi “menyelamatkan” masa depan tiga pemain utama. Kobbie Mainoo, Joshua Zirkzee, dan Manuel Ugarte dikabarkan siap mencari klub baru apabila Amorim tetap bertahan.
Mainoo menjadi salah satu yang paling terdampak. Produk akademi berusia 20 tahun itu tersisih dari rencana utama dan belum sekali pun menjadi starter di Liga Inggris musim ini karena dinilai kurang cocok dengan skema 3-4-3.
Minimnya menit bermain sempat memicu rumor ketertarikan Napoli, namun pergantian pelatih membuka peluang bagi Mainoo untuk kembali mendapat peran sentral.
Zirkzee juga menghadapi ketidakpastian. Penyerang asal Belanda itu santer dikaitkan dengan kepulangan ke Italia, dengan AS Roma disebut mengamati situasinya. Meski demikian, era baru di Old Trafford bisa membuatnya memilih bertahan dan bersaing di bawah pelatih anyar.
Sementara itu, Ugarte menjalani musim yang tidak mudah dengan hanya enam kali tampil sebagai starter di liga. Walau kontraknya masih panjang, masa depannya sempat menjadi tanda tanya sebelum Amorim resmi angkat kaki.
Di luar itu, kepergian Amorim juga disebut memberi harapan baru bagi Marcus Rashford. Penyerang yang tengah dipinjamkan ke Barcelona tersebut masih menanti keputusan apakah akan melanjutkan masa peminjaman di Camp Nou atau kembali masuk rencana Manchester United di bawah komando pelatih baru.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







