Pemerintah Siapkan 2 Skema Hunian Sementara untuk Warga Aceh Tamiang

Oleh: Lydia Fransisca
Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:00 WIB
Ilustrasi pembangunan huntara (Foto/Pixabay)
Ilustrasi pembangunan huntara (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Pemerintah menyiapkan dua skema hunian sementara (huntara) untuk memastikan dicukupinya kebutuhan dasar warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. 

Dua skema tersebut adalah huntara terpusat atau tempat tinggal sementara yang lokasinya disiapkan pemerintah dan huntara in-situ yang dibangun di lokasi rumah warga yang terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (Aam) menjelaskan, pendekatan ganda ini dipilih untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang beragam, terutama terkait aktivitas kerja, pendidikan, dan keterikatan sosial warga di lingkungan asal.

“Jadi, huntara kalau di Aceh Tamiang itu ada dua skema, huntara yang terpusat seperti yang dibangun oleh Danantara, dan juga ada huntara yang in-situ,” kata Aam, dikutip Sabtu (10/1/2026).

Aam berujar, banyak warga yang memilih huntara dibangun di lokasi rumah lama mereka. Alasannya, agar lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari. Tercatat ada sekitar 120 kepala keluarga memilih skema huntara in-situ.

“Sifatnya sementara itu, tetap dibangun di lokasi rumah yang lama karena ada keperluan ke tempat kerja atau ke tempat sekolah dan lain-lain,” ujar Aam.

Selain Aceh Tamiang, pemerintah juga terus memantau progres hunian pascabencana di wilayah lain di Sumatera Utara dan Sumatra Barat. 

Di Sumatera Utara, pembangunan huntara, huntap, dan pemberian DTH sudah selesai di beberapa tempat.

"Kemudian, di Sumatra Barat, ini yang untuk DTH itu paling signifikan progresnya. Dari 2.234 yang diusulkan, rekening yang sudah dibuat itu 1.425, dan 792 itu sudah disalurkan,” rinci Aam.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: