John Herdman Tatap AFF 2026 dan Piala Asia 2027, Waktunya Bangun Fondasi Pemain Muda

Oleh: Tarmizi Hamdi
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:31 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (dua dari kanan) bersama keluarganya. (BeritaNasional/Satria Ismoyojati)
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (dua dari kanan) bersama keluarganya. (BeritaNasional/Satria Ismoyojati)

BeritaNasional.com - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia John Herdman mulai memetakan target besar untuk skuad Garuda.

Dalam konferensi pers di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026), pelatih asal Inggris tersebut menegaskan pentingnya turnamen regional seperti Piala AFF (ASEAN Championship) 2026 dan Piala Asia (AFC) 2027 sebagai pijakan mencetak sejarah.

Pria berusia 50 tahun ini menilai Piala AFF 2026 bukan sekadar turnamen biasa, melainkan kesempatan emas bagi para pemain, terutama pemain diaspora, untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi internasional.

"Ini menurut saya bagus untuk mendapatkan pengalaman di dalam sebuah turnamen. Ada pemain diaspora yang kekurangan pengalaman di sebuah format turnamen; ini membutuhkan pengalaman dan expertise," ujar Herdman.

Menurutnya, Indonesia memiliki talenta yang cukup untuk merajai kawasan Asia Tenggara.

"Secara talenta, kita sudah memiliki talenta cukup baik di region ini. Kita bisa mempunyai kesempatan besar untuk membuat sejarah besar. Ini turnamen yang mirip dengan CONCACAF," tambahnya.

Menanggapi jadwal turnamen di bulan Agustus 2026 yang berada di luar jendela FIFA, Herdman tidak merasa gentar meski kemungkinan besar harus kehilangan pemain 'Tier 1' dan 'Tier 2' yang berkarir di luar negeri.

"Kita mungkin kehilangan pemain tier 1 dan 2, tapi ini justru kesempatan baik untuk memberikan pengalaman kepada pemain muda dan lokal agar bisa mendapatkan jam terbang," jelasnya.

Bagi pelatih yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia tersebut, momen ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat kedalaman skuad.

"Ini juga kesempatan baik untuk pelatih baru, karena bisa mencoba memainkan pemain lokal untuk menyatukan mereka ke timnas utama," tambahnya.

Selain target jangka pendek, Herdman menekankan pentingnya sinergi antara Timnas U-20, U-23, hingga Senior menuju Piala Asia 2027. Ia menginginkan adanya satu napas dalam gaya permainan Indonesia.

"Sebelum maju ke timnas senior, sangat dibutuhkan framework yang konsisten dan filosofi yang sama. Ini menjadi jembatan agar para pemain muda di level U-20 dan U-23 bisa melanjutkan ke senior tanpa banyak perubahan," tegas Herdman.

Herdman optimistis tahun 2026 akan menjadi fondasi kuat bagi masa depan sepak bola Indonesia.

"Ini kesempatan yang baik pada 2026 untuk membangun hal tersebut," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: