Teaser One Piece Season 2 Dirilis, Baroque Works Jadi Musuh Utama

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:02 WIB
Ilustrasi One Piece Season 2. (Foto/ist)
Ilustrasi One Piece Season 2. (Foto/ist)

BeritaNasional.com -  Netflix kembali membagikan cuplikan terbaru One Piece Season 2 bertajuk Into the Grand Line. Teaser ini menjadi penanda dimulainya petualangan baru Monkey D. Luffy bersama kru Topi Jerami, sekaligus memberi gambaran tentang ancaman baru yang akan mereka hadapi.

Musim kedua serial live-action yang diadaptasi dari manga populer karya Eiichiro Oda ini akan berfokus pada Baroque Works, sebuah organisasi rahasia berisi para pembunuh bayaran yang siap menghalangi langkah Luffy.

Sejumlah karakter antagonis baru pun diperkenalkan, seperti Charithra Chandran yang memerankan Miss Wednesday, Lera Abova sebagai Miss All Sunday, David Dastmalchian sebagai Mr. 3, Camrus Johnson sebagai Mr. 5, Jazzara Jaslyn sebagai Miss Valentine, Daniel Lasker sebagai Mr. 9, serta Sophia Anne Caruso sebagai Miss Goldenweek.

Sebelumnya, Netflix juga sempat merilis cuplikan perdana yang menampilkan karakter Tony Tony Chopper pada momen Natal.

One Piece Season 2 dijadwalkan tayang pada 10 Maret dan akan menyuguhkan konflik yang semakin intens. Luffy tetap melanjutkan misinya mencari harta karun legendaris One Piece demi meraih gelar Raja Bajak Laut.

Dalam perjalanan menuju Grand Line, kawasan laut legendaris yang dikenal penuh bahaya dan keajaiban, kru Topi Jerami akan menjelajahi pulau-pulau unik serta berhadapan dengan musuh-musuh baru.

Saat pertama kali tayang pada 2023, One Piece berhasil meraih kesuksesan besar dengan bertahan di puncak Global Top 10 Netflix selama delapan minggu dan menempati posisi nomor satu di lebih dari 75 negara.

Pencapaian tersebut membuat serial ini resmi berlanjut hingga musim ketiga dan mengantongi 11 nominasi Children’s & Family Emmy Awards. Dengan cerita yang semakin luas dan tantangan yang kian berat, musim kedua One Piece diharapkan mampu kembali menarik perhatian penonton.

(Rep/Shafira)sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: