Real Madrid Tersandung di Piala Raja, Arbeloa Siap Bertanggung Jawab

Oleh: Harits Tryan
Kamis, 15 Januari 2026 | 14:14 WIB
Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa. (Foto/Real Madrid)
Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa. (Foto/Real Madrid)

BeritaNasional.com - Real Madrid harus mengakhiri langkahnya di ajang Piala Raja Spanyol musim ini setelah secara mengejutkan ditumbangkan klub kasta kedua, Albacete, dengan skor 2-3 pada babak 16 besar. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Carlos Belmonte, Albacete, Rabu waktu setempat.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Los Blancos, terlebih karena mereka gagal melaju lebih jauh meski diunggulkan. Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, tak menutupi kekecewaannya atas hasil tersebut dan mengakui rasa sakit yang dirasakan seluruh tim serta para penggemar.

“Di klub ini, hasil imbang saja sudah cukup buruk, sebuah tragedi. Bayangkan kekalahan seperti ini. Ini menyakitkan dan saya yakin semua penggemar juga merasa sakit hati, apalagi ketika terjadi melawan tim dari divisi yang lebih rendah,” ujar Arbeloa usai laga dilansir dari laman resmi Real Madrid, Kamis (15/1/2026).

Arbeloa menegaskan bahwa dirinya siap bertanggung jawab penuh atas kegagalan tersebut. Menurutnya, semua keputusan, mulai dari susunan pemain hingga strategi permainan, merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih.

“Jika ada yang bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu adalah saya. Sayalah yang membuat keputusan soal susunan pemain, cara bermain, hingga pergantian pemain. Saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain atas usaha dan sikap mereka hari ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Arbeloa menilai kekalahan ini bisa menjadi titik awal untuk perbaikan. Ia menegaskan tidak takut dengan kegagalan dan percaya bahwa pengalaman pahit ini justru dapat membuat timnya berkembang.

“Kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan. Kekalahan ini akan membuat saya dan tim menjadi lebih baik. Kami memiliki banyak ruang untuk perbaikan dan besok kami akan kembali bekerja untuk mempersiapkan pertandingan hari Sabtu dengan dedikasi maksimal,” katanya.

Menanggapi anggapan bahwa tersingkirnya Madrid bisa berdampak positif karena memberi waktu latihan lebih banyak, Arbeloa menepis pandangan tersebut. Ia menegaskan bahwa kekalahan bukanlah sesuatu yang bisa dianggap kabar baik di Real Madrid.

“Kalah di Real Madrid bukanlah kabar baik. Memang ada konsekuensi positif soal waktu latihan, tetapi tujuan kami jelas bukan untuk kalah. Secara fisik kami masih perlu banyak peningkatan dan itulah mengapa Antonio Pintus ada di sini untuk memberi kami sesuatu yang ekstra,” jelasnya.

Terkait pemilihan skuad, Arbeloa tetap yakin dengan keputusan yang diambilnya. Ia menilai tim yang diturunkan sudah tepat dan memiliki kualitas untuk mengalahkan siapa pun.

“Saya tidak menyesal. Saya akan melakukan hal yang sama lagi. Saya memiliki skuad yang luar biasa dan merupakan kehormatan bisa melatih mereka. Dengan waktu yang sangat singkat bersama pelatih baru, tidak mudah bagi pemain untuk langsung menjalankan semua instruksi,” tutup Arbeloa.

Kekalahan ini membuat Real Madrid harus fokus memperbaiki performa, baik secara fisik maupun mental, demi bangkit pada laga berikutnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: