OPEC Prediksi Permintaan Minyak Global Tembus 107,8 Juta Barel pada 2027, Bagaimana Kondisi Pasar Energi?

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 15 Januari 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi minyak dunia. (Foto/Freepik)
Ilustrasi minyak dunia. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) merilis laporan terbaru yang memprediksi adanya pertumbuhan konsumsi minyak dunia yang tetap kuat dalam beberapa tahun ke depan. 

Pada 2027, permintaan minyak global diperkirakan mencapai puncaknya di angka 107,86 juta barel per hari (bpd).

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 1,3 juta bpd dibandingkan dengan proyeksi tahun 2026. OPEC menilai tingkat pertumbuhan ini berada pada level yang sehat bagi pasar energi global.

Laporan pasar minyak bulanan OPEC memerinci pertumbuhan permintaan ini didominasi oleh negara-negara di luar organisasi kerja sama ekonomi (OECD). 

Negara Non-OECD menjadi pemimpin pertumbuhan dengan kenaikan sekitar 1,2 juta bpd, yang utamanya digerakkan oleh aktivitas ekonomi di India, Cina, dan negara-negara Asia lainnya.

Sementara itu, negara OECD Diperkirakan hanya mengalami pertumbuhan tipis sebesar 100 ribu bpd.

Sebagai perbandingan, permintaan minyak untuk 2026 diperkirakan berada di angka 106,52 juta bpd dengan laju pertumbuhan tetap stabil di angka 1,4 juta bpd dibandingkan tahun sebelumnya.

Faktor Pendorong: Mobilitas dan Industri

Optimisme OPEC ini bukan tanpa alasan. Laporan tersebut menyebutkan bahwa permintaan akan terus didorong oleh beberapa faktor kunci:

  • Sektor Transportasi: Tingginya permintaan untuk perjalanan udara (avtur) serta mobilitas kendaraan jalan raya (diesel dan truk).
  • Sektor Riil: Aktivitas yang kuat di bidang industri, konstruksi, dan pertanian di berbagai belahan dunia.

Kenaikan permintaan minyak ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia yang kian membaik. 

OPEC memperkirakan ekonomi global akan tumbuh sebesar 3,1 persen pada 2026, dan meningkat menjadi 3,2 persen pada 2027.

"Prospek positif ini didukung oleh normalisasi perdagangan global, langkah-langkah dukungan fiskal, serta penyesuaian kebijakan moneter di negara-negara ekonomi utama," tulis laporan resmi OPEC tersebut yang dikutip pada Kamis (15/1/2026).

Langkah normalisasi kebijakan suku bunga dan stabilnya arus perdagangan internasional dianggap sebagai fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya mendongkrak konsumsi energi dunia.

Sumber: Xinhua Newssinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: