BPBD DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca, Fokus di Perairan Utara Jawa

Oleh: Lydia Fransisca
Sabtu, 17 Januari 2026 | 18:19 WIB
BPBD DKI bersama BMKG dan TNI AU jalankan operasi modifikasi cuaca. (Foto/doc. BPBD DKI)
BPBD DKI bersama BMKG dan TNI AU jalankan operasi modifikasi cuaca. (Foto/doc. BPBD DKI)

BeritaNasional.com -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari kedua, Sabtu (17/1/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di Jakarta dan sekitarnya.

Pada hari kedua pelaksanaan, penyemaian awan difokuskan di perairan utara Pulau Jawa.

Strategi ini bertujuan mengendalikan pergerakan awan hujan agar presipitasi terjadi di wilayah perairan sebelum mencapai daratan Jakarta.

Sebanyak 2.400 kilogram natrium klorida (NaCl) digunakan sebagai bahan semai, dengan ketinggian terbang pesawat berada pada rentang 8.000 hingga 12.000 kaki.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan fokus penyemaian di wilayah perairan merupakan langkah strategis untuk menekan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat di daratan.

“Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca hari kedua ini difokuskan di perairan utara Pulau Jawa untuk meluruhkan awan hujan yang berpotensi bergerak ke wilayah daratan Jakarta,” kata Yohan.

“Dengan demikian, diharapkan curah hujan dapat terkonsentrasi di perairan dan risiko genangan maupun banjir di wilayah DKI Jakarta dapat ditekan,” tambahnya.

Yohan berujar, seluruh kegiatan OMC dilaksanakan berdasarkan hasil analisis meteorologi terkini serta pemantauan dinamika atmosfer secara berkelanjutan oleh BMKG.

Selama periode pelaksanaan, BPBD DKI Jakarta bersama BMKG dan TNI Angkatan Udara (AU) akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi harian guna menentukan lokasi serta waktu penyemaian awan yang paling efektif sesuai dinamika atmosfer.

BPBD DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta turut menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.

Informasi terkini terkait peringatan dini cuaca dan kebencanaan dapat diakses melalui layanan Jakarta Siaga 112, aplikasi JAKI, situs bpbd.jakarta.go.id, serta akun media sosial resmi @bpbddkijakarta.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: