Hujan Sejak Pagi, 1 RT dan 8 Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:50 WIB
Petugas melakukan penyedotan air yang menggenang di Underpass Pasar Senen, Jakarta, Minggu (18/1/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Petugas melakukan penyedotan air yang menggenang di Underpass Pasar Senen, Jakarta, Minggu (18/1/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan titik genangan banjir yang terjadi di wilayah Ibu Kota, seiring hujan deras yang mengguyur pada Kamis (22/1/2026).

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan pukul 10.00 WIB terdapat satu RT dan delapan ruas jalan yang terendam banjir.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 1 RT dan 8 ruas jalan tergenang,” kata Yohan dalam keterangan tertulisnya.

Adapun data RT yang terdampak banjir adalah sebagai berikut:

Jakarta Barat: 1 RT, yang terdiri dari:

Kel. Sukabumi Selatan: 1 RT

  • Ketinggian: 40 cm
  • Penyebab: Curah hujan tinggi

Kemudian data delapan jalan yang tergenang banjir adalah sebagai berikut:

  1. Jalan Gaya Motor Raya, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara - Ketinggian: 30 cm
  2. Jalan Gaya Motor 1, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara - Ketinggian: 30 cm
  3. Jalan Gaya Motor 2, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara - Ketinggian: 50 cm
  4. Jalan Gaya Motor 3, Kel. Sungai Bambu, Jakarta Utara - Ketinggian: 10 cm
  5. Jalan Srengseng Raya, Kel. Srengseng, Jakarta Barat - Ketinggian: 20 cm
  6. Jalan Daan Mogot KM 13 (Seberang Victoria / Pabrik Gelas), Kel. Cengkareng Timur, Jakarta Barat - Ketinggian: 25 cm
  7. Jalan Fly Over Pesing, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat - Ketinggian: 10 cm
  8. Jalan Pulo Raya IV RT 6 RW 1 (Akses Jalan), Kel. Petogogan, Jakarta Selatan - Ketinggian: 10 cm

“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” imbuhnya.

“BPBD bekerja sama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tambah Yohan.

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: