6 Film Drama Romantis Bertema Cinta Tak Harus Memiliki

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 23 Januari 2026 | 22:02 WIB
Ilustrasi film romantis. (foto/ist)
Ilustrasi film romantis. (foto/ist)

BeritaNasional.com -  Enam film drama romantis ini mengangkat tema cinta tak harus memiliki dengan menghadirkan kisah hubungan yang berakhir tanpa kebersamaan.

Film-film ini menampilkan pertemuan yang terlewat, perbedaan pilihan hidup, hingga pengorbanan yang membuat tokoh utama harus merelakan perasaan.

Tema tersebut hadir dalam film lintas generasi, mulai dari rilisan terbaru hingga film klasik. Cerita yang diangkat memperlihatkan bahwa cinta tidak selalu berujung pada kebahagiaan bersama, melainkan harus berakhir karena realitas kehidupan.

Berikut enam film drama romantis yang menyoroti kisah cinta yang tak sampai:

1. La La Land (2016)

Film musikal ini mengisahkan Mia dan Sebastian yang saling mendukung mimpi masing-masing. Namun, perjalanan karier membuat keduanya harus memilih jalan hidup yang berbeda meski masih saling mencintai.

2. Past Lives (2023)

Disutradarai Celine Song, film ini menceritakan Hae Sung dan Nora, sahabat masa kecil yang terpisah karena perpindahan negara. Pertemuan kembali mereka di masa dewasa tidak berakhir dengan hubungan, melainkan refleksi atas takdir dan pilihan hidup.

3. In the Mood for Love (2000)

Film karya Wong Kar-wai ini menampilkan kisah dua tetangga yang mengetahui pasangan mereka berselingkuh. Meski tumbuh perasaan, keduanya memilih menahan diri dan tidak melanggar batas moral.

4. Before Sunset (2004)

Jesse dan Celine bertemu kembali di Paris setelah sembilan tahun berpisah. Percakapan mereka mengungkap perasaan lama yang belum selesai, namun terhalang oleh keterbatasan waktu dan realitas masing-masing.

5. The Umbrellas of Cherbourg (1964)

Film musikal asal Prancis ini mengisahkan dua kekasih muda yang terpisah akibat perang. Saat bertemu kembali bertahun-tahun kemudian, keduanya telah menjalani kehidupan yang berbeda.

6. Casablanca (1942)

Film klasik ini menampilkan tokoh Rick yang memilih melepaskan Ilsa demi kepentingan yang lebih besar di tengah situasi perang, menjadikan pengorbanan sebagai bentuk cinta.

Keenam film tersebut menggambarkan bahwa dalam sejumlah kisah, cinta tidak selalu dimenangkan dengan memiliki, melainkan dengan merelakan.

(Rep/Sisilia)sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: