Runtuhkan Skeptisisme, Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis Layak Jadi Tontonan Wajib 2026

Oleh: Bagas Kusumohadi
Sabtu, 18 Juli 2026 | 01:00 WIB
Para pemain film Takkan Kubiarkan Kau Menangis saat gala premiere di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta. (Foto/Ist)
Para pemain film Takkan Kubiarkan Kau Menangis saat gala premiere di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Keraguan publik terhadap sineas perempuan muda yang baru memulai debutnya seketika runtuh dalam gelaran Gala Premiere film Takkan Kubiarkan Kau Menangis di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Film perdana garapan sutradara Ferly Halim di bawah naungan Langit Pictures Indonesia ini awalnya sempat dipandang sebelah mata oleh sebagian pihak yang meragukan kedalaman rasa dari sutradara baru. 

Namun, malam peluncuran tersebut justru berubah menjadi momen penuh keharuan yang disambut dengan tangis haru serta tepuk tangan meriah dari para penonton.

"Semoga film ini menjadi inspirasi dan dapat membangun hubungan keluarga yang lebih harmonis lagi dalam hal komunikasi sehari-hari di dalam rumah," ungkap sutradara Ferly Halim melalui siaran persnya yang diterima pada Jumat (17/7/2026).

Acara peluncuran ini menjelma menjadi salah satu perhelatan paling prestisius tahun ini berkat kehadiran jajaran menteri dan tokoh penting negara (VVIP) yang memberikan dukungan penuh. 

Di antara tamu kehormatan yang memadati karpet merah adalah Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman beserta istri, Deputi Kreatif Media Kementerian Ekraf Cecep Rukendi, Kepala BAZNAS Sodik Mudjahid, hingga perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta dan puluhan selebriti papan atas tanah air.

"Kehadiran para pejabat negara dan tokoh publik ini menjadi bukti nyata bahwa karya sineas muda Indonesia memiliki potensi besar dan layak mendapatkan panggung apresiasi tertinggi," tulis perwakilan Langit Pictures Indonesia dalam keterangan resminya mengenai dukungan luar biasa tersebut.

Suasana di dalam bioskop terasa kian menyentuh hati berkat inisiatif mulia dari BAZNAS yang memboyong ratusan anak yatim untuk ikut menonton bersama. 

Langkah ini sengaja dilakukan sebagai bagian dari misi edukasi spiritual, mengingat jalan cerita film tersebut sangat relevan dengan perjuangan hidup, ketegaran, dan kekuatan kasih sayang di tengah badai ekonomi serta dinginnya komunikasi dalam sebuah keluarga.

"Alur cerita film ini sengaja dihadirkan untuk memeluk hati anak-anak tersebut; menyalakan kembali api semangat mereka agar tetap berani bermimpi dan menjaga harapan setinggi langit, meski di tengah situasi hidup yang paling sulit sekalipun," sebut pihak penyelenggara mengenai misi sosial di balik pemutaran film ini.

Film yang mengangkat potret realitas kehidupan sehari-hari ini memang didesain bukan sekadar sebagai tontonan hiburan visual semata, melainkan juga sebagai ruang refleksi yang hangat bagi setiap keluarga. Dengan pesan edukatif yang kuat mengenai arti bertahan dan ketulusan cinta, karya ini diharapkan bisa menjadi jembatan untuk mengeratkan kembali hubungan antaranggota keluarga yang renggang.

Bagi penonton yang ingin merasakan kehangatan kisah yang menguras emosi ini, Takkan Kubiarkan Kau Menangis sudah siap menemani akhir pekanmu.

Film drama keluarga yang sarat akan makna kehidupan ini dijadwalkan tayang secara serentak di seluruh jaringan bioskop tanah air mulai Kamis (16/7/2026).sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: