Kabar Buruk, Kondisi Lamine Yamal dan Pedro Porro Meragukan Jelang Final Piala Dunia 2026

Oleh: Tarmizi Hamdi
Jumat, 17 Juli 2026 | 08:46 WIB
Dari kiri, Pedro Porro, Lamine Yamal, dan Dani Olmo di Piala Dunia 2026. (Foto/Instagram Pedro Porro)
Dari kiri, Pedro Porro, Lamine Yamal, dan Dani Olmo di Piala Dunia 2026. (Foto/Instagram Pedro Porro)

BeritaNasional.com - Awan mendung membayangi persiapan Tim Nasional (Timnas) Spanyol menjelang laga krusial final Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Dua pilar penting La Roja, Lamine Yamal dan Pedro Porro, dilaporkan harus menjalani porsi latihan terpisah dari rekan-rekan setimnya pada Kamis (17/7/2026) waktu setempat.

Dilansir dari Reuters pada Jumat (17/7/2026), dalam sesi latihan perdana yang digelar di fasilitas New York Red Bulls, New Jersey, dua pemain tersebut hanya bisa melakukan latihan peregangan ringan di pinggir lapangan. 

Kondisi ini tentu menjadi alarm waspada bagi tim pelatih dalam menyusun strategi menghadapi sang juara bertahan pada hari Minggu nanti.

Sorotan utama tertuju pada Lamine Yamal. Winger muda andalan Barcelona tersebut tampak berlatih dengan paha kiri yang dibalut perban tebal.

Diketahui, Yamal memang sempat berkutat dengan cedera otot paha belakang (hamstring) sesaat sebelum turnamen dimulai. 

Hingga saat ini, pihak tim medis Spanyol belum memberikan keterangan resmi mengenai seberapa parah tingkat cedera yang kembali dirasakannya tersebut.

Sementara itu, kondisi Pedro Porro juga tak kalah mengkhawatirkan. Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengonfirmasi sang bek kanan sedang mengalami masalah kebugaran pascalaga sengit di babak sebelumnya.

Setelah kemenangan meyakinkan atas Prancis di semifinal, De la Fuente menyebut Porro mengalami nyeri otot yang cukup mengganggu dan kondisinya akan terus dievaluasi secara ketat hingga menjelang sepak mula (kick-off) partai final.

Laga final yang digelar pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB merupakan momen yang sangat bersejarah bagi publik sepak bola Spanyol. 

Ini adalah final Piala Dunia pertama mereka sejak terakhir kali melaju dan berhasil mengangkat trofi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Di sisi lain, Argentina yang menjadi lawan mereka datang dengan ambisi yang tidak kalah besar. Skuad La Albiceleste tengah membidik rekor memenangkan trofi emas secara berturut-turut (back-to-back), sekaligus memburu gelar juara dunia keempat sepanjang sejarah mereka setelah sukses pada edisi 1978, 1986, dan 2022.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: