Perkuat Ekosistem AI, Google Resmi Ganti Nama NotebookLM Jadi Gemini Notebook

Oleh: Tarmizi Hamdi
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:10 WIB
Gemini Notebook. (Foto/Google Blog)
Gemini Notebook. (Foto/Google Blog)

BeritaNasional.com - Google kembali melanjutkan langkah besar untuk menyatukan seluruh produk kecerdasan buatan di bawah satu payung besar. 

Kali ini, raksasa teknologi tersebut resmi mengubah nama platform riset berbasis AI andalannya, NotebookLM, menjadi Gemini Notebook.

Langkah ini mempertegas tren Google yang kerap menggunakan nama berbeda selama fase uji coba atau eksperimental sebelum akhirnya menyelaraskan produk tersebut ke dalam ekosistem utama Gemini.

Bersamaan dengan pergantian nama ini, Google juga menyuntikkan fitur baru yang bertenaga, termasuk kemampuan eksekusi kode untuk analisis data yang membuat alat ini jauh lebih interaktif.

Sebelum dikenal luas, Gemini Notebook pertama kali diperkenalkan sebagai "Project Tailwind" dalam ajang Google I/O pada 2023. 

Sejak peluncuran tersebut, platform riset ini tumbuh pesat dan kini diandalkan oleh lebih dari 30 juta pengguna serta 600.000 organisasi di seluruh dunia.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Google terus memperkaya fiturnya. Mulai kemampuan membuat podcast interaktif secara otomatis, penyusunan buku catatan pilihan, pembuatan ikhtisar video, dukungan format file yang lebih kaya, hingga peluncuran paket khusus untuk skala perusahaan (enterprise).

Keberhasilan fitur pembuatan podcast otomatis di platform ini bahkan sempat menginspirasi banyak perusahaan teknologi lain dan startup untuk meniru kemampuan serupa.

Analisis Data Kompleks Kini Jauh Lebih Aman

Melalui pembaruan terbaru ini, Google merancang setiap buku catatan (notebook) sebagai wadah aman tersendiri (secure container).

Di dalam ruang aman ini, pengguna dapat langsung menghasilkan dan mengeksekusi kode pemrograman untuk membuat hasil akhir atau output riset menjadi lebih interaktif.

Google menjelaskan bahwa lewat kemampuan eksekusi kode terintegrasi ini, pengguna dapat memproses berbagai dokumen sumber dan melakukan analisis data yang kompleks secara instan tanpa perlu keluar dari aplikasi.

Untuk saat ini, pembaruan fitur analisis data premium tersebut baru tersedia bagi pengguna paket berbayar Google AI Ultra, serta pelanggan bisnis Workspace yang memiliki lisensi AI Ultra Access dan AI Expanded Access.

Sementara itu, para pengguna paket Pro dijadwalkan akan mendapatkan akses serupa dalam beberapa minggu ke depan.

Sebagai bagian dari integrasi total, Google menyatakan bahwa para pengguna kini sudah bisa melihat dan mengelola seluruh buku catatan mereka langsung di dalam aplikasi utama Gemini. 

Dalam waktu dekat, akses ke Gemini Notebook juga akan diperluas agar bisa dibuka langsung melalui Mode AI di dalam mesin pencarian Google (Google Search).

Sumber: Google Blogsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: