Statistik Mencengangkan, Kane dan Bellingham Jadi Mesin Gol Inggris di Piala Dunia 2026

Oleh: Harits Tryan
Rabu, 15 Juli 2026 | 12:31 WIB
Duet Harry Kane (kiri) dan Jude Bellingham (kanan).  (Foto/instagram harrykane).
Duet Harry Kane (kiri) dan Jude Bellingham (kanan). (Foto/instagram harrykane).

BeritaNasional.com - Tim nasional Inggris menunjukkan ketergantungan yang sangat besar terhadap duet Jude Bellingham dan Harry Kane sepanjang Piala Dunia 2026. Kedua pemain tersebut telah mencetak 12 dari total 13 gol The Three Lions dan menjadi faktor utama keberhasilan tim melaju hingga babak semifinal.

Seperti diketahu, Inggris dijadwalkan menghadapi rival lamanya, Argentina, pada semifinal Piala Dunia 2026 di Miami, Rabu (15/7/2026) waktu setempat atau, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.

Mengutip data Opta Analyst, secara keseluruhan, Bellingham dan Kane menyumbang 92,3 persen dari total gol Inggris di turnamen ini. Satu-satunya gol yang tidak dicetak oleh keduanya lahir melalui Marcus Rashford saat Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka fase grup.

Tak hanya itu, Bellingham dan Kane juga menjadi pencetak sembilan gol terakhir Inggris secara beruntun. Statistik tersebut menjadikan serangan Inggris sebagai salah satu yang paling terkonsentrasi dalam sejarah Piala Dunia.

Berdasarkan catatan sejarah dengan ambang minimal 10 gol dalam satu edisi turnamen, ketergantungan Inggris terhadap dua pemain melampaui tim-tim lain yang pernah tampil di Piala Dunia.

Meski demikian, sejarah menunjukkan bahwa ketergantungan besar terhadap dua pemain bintang bukanlah pertanda buruk. Dari tujuh tim dengan distribusi gol paling terkonsentrasi dalam sejarah Piala Dunia, enam di antaranya mampu mencapai setidaknya babak semifinal.

Italia pada Piala Dunia 1938 bahkan berhasil keluar sebagai juara. Selain itu, Spanyol finis di posisi keempat pada edisi 1950, Swiss mencapai perempat final pada 1958, Italia menembus semifinal pada 1990, dan Bulgaria melaju hingga empat besar pada 1994 berkat kontribusi besar Hristo Stoichkov.

Fenomena serupa juga terlihat pada Piala Dunia 2026. Prancis berhasil mencapai semifinal dengan kontribusi besar dari Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele yang menyumbang 81,3 persen gol Les Bleus sepanjang turnamen.

Sementara itu, Argentina dalam beberapa edisi terakhir juga sangat bergantung pada Lionel Messi. Pada Piala Dunia 2022, Messi melepaskan 32 persen dari total tembakan Argentina, sebelum meningkat menjadi 34 persen pada edisi 2026.

Data tersebut menunjukkan bahwa sepak bola internasional mungkin mulai menggeser pandangan lama yang menganggap kesuksesan tim lebih ditentukan oleh kualitas kolektif semata. Kehadiran sejumlah kecil pemain kelas dunia terbukti mampu menjadi pembeda dan membawa tim melangkah jauh di turnamen besar.

Kini, Inggris berharap ketajaman Harry Kane dan kreativitas Jude Bellingham kembali menjadi penentu saat menghadapi Argentina demi mengamankan tiket menuju final Piala Dunia 2026.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: