Tim SAR Evakuasi 4 Jenazah Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 25 Januari 2026 | 08:05 WIB
Tim SAR Evakuasi 4 Jenazah Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat. (Foto/istimewa)
Tim SAR Evakuasi 4 Jenazah Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com -  Tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan proses pencarian terhadap para korban terdampak longsor di wilayah Pasir kuning RT 05/11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar).

Dengan keberhasilan mengevakuasi satu korban selamat, empat korban meninggal dunia, dan 2 body part yang masih dalam proses identifikasi. Semua ini didapat selama proses evakuasi yang dilakukan sejak peristiwa longsor dilaporkan, sampai pukul 19.00 WIB, Sabtu (24/1/2026) kemarin.

"Mulai pukul 11.10 WIB siang tadi, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 1 korban selamat atas nama Lili dan dievakuasi ke Puskesmas Pasirlangu" kata SAR Mission Coordinator Operasi SAR Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat, Ade Dian dalam keteranganya, Minggu (25/1/2026).

Proses temuan untuk korban meninggal dunia diawali pukul 15.54 WIB, 3 korban perempuan diantaranya 2 korban ditemukan meninggal dunia di lokasi yang sama sedangkan 1 korban lainnya di titik koordinat yang berbeda. 

Selanjutnya penemuan terakhir pada hari ini ditemukan pukul 18.23 WIB berjenis kelamin perempuan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah itu, pukul 19.00 WIB dilaksanakan debriefing dan evaluasi harian oleh semua tim yang terlibat.

“Evakuasi terhadap korban lainnya yang ditemukan meninggal dunia,” jelasnya.

Hingga saat ini jumlah data korban sementara 23 orang selamat, sembilan orang meninggal dunia dengan rincian lima korban sudah diserahterimakan kepada keluarga korban dan empat orang korban masih di Posko DVI.

“Korban dalam pencarian kurang lebih 80 orang, masih bersifat sementara dan bisa berubah, serta dua body part yang masih dalam proses identifikasi,” ujarnya.

Sementara di lokasi kondisi cuaca selama pelaksanaan pencarian dilaporkan hujan deras sehingga menghambat proses pencarian. Selain itu akses ke area juga dinilai sulit, sehingga membatasi mobilisasi tim di lapangan. 

“Selanjutnya pencarian akan dilanjutkan hari ini,” terangnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: