Apa Itu Gas Whip Pink yang Dikaitkan Kematian Selebgram Lula Lahfah? Simak Penjelasannya!
BeritaNasional.com - Kabar duka datang dari dunia hiburan dan media sosial setelah selebgram Lula Lahfah meninggal dunia secara mendadak pada Januari 2026 di Jakarta. Kepergian Lula yang dikenal aktif di media sosial itu mengejutkan publik dan memunculkan berbagai reaksi, mulai dari ungkapan belasungkawa hingga beragam spekulasi terkait penyebab kematiannya.
Hingga kini, pihak keluarga dan otoritas terkait masih menunggu hasil pemeriksaan resmi untuk memastikan penyebab wafatnya almarhumah. Namun, di tengah suasana duka tersebut, media sosial justru diramaikan oleh isu yang mengaitkan kematian Lula dengan dugaan penyalahgunaan Nitrous Oxide (N₂O) atau yang dikenal sebagai gas tawa dengan jenama Whip Pink.
Spekulasi ini menyebar luas di berbagai platform meski belum ada pernyataan resmi dari keluarga, manajemen, maupun otoritas medis yang mengonfirmasi keterkaitan zat tersebut dengan kematian Lula. Lantas, apa itu Nitrous Oxide (N²O) dan apa itu Whip Pink gas? Simak penjelasannya dari rangkuman berbagai sumber di bawah ini.
Menanggapi viralnya istilah Whip Pink, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memberikan klarifikasi. Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa Nitrous Oxide merupakan senyawa kimia dengan rumus N₂O, berbentuk gas tidak berwarna, tidak mudah terbakar, dan memiliki aroma serta rasa sedikit manis.
Zat ini secara umum digunakan sebagai propelan whipped cream dalam industri makanan dan sebagai anestesi ringan di dunia medis.
Secara hukum, hingga awal 2026 Nitrous Oxide belum diklasifikasikan sebagai narkotika atau psikotropika dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 maupun Permenkes Nomor 7 Tahun 2025. Meski demikian, BNN menegaskan bahwa N₂O tergolong obat keras yang penggunaannya hanya diperbolehkan untuk keperluan medis dan industri makanan. Penggunaan di luar konteks tersebut dinilai berisiko dan tidak dibenarkan.
BNN juga mengingatkan bahwa informasi terkait gas whipping yang beredar di media sosial sering kali tidak akurat dan menyesatkan, sehingga tidak dapat dijadikan dasar ilmiah untuk mengaitkan suatu zat dengan kasus kematian seseorang tanpa bukti medis yang sah.
Sementara itu, berdasarkan keterangan akun Instagram @whippink.co, Nitrous Oxide memang digunakan secara legal dalam dunia kuliner untuk menghasilkan tekstur busa ringan pada whipped cream dan adonan kue.
Namun, di luar fungsi tersebut, Nitrous Oxide kerap disalahgunakan dengan cara dihirup secara langsung, biasanya melalui balon, demi memperoleh sensasi euforia singkat seperti rasa ringan, tawa spontan, atau perasaan melayang.
Penyalahgunaan N²O dalam produk Whip Pink ini berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius, mulai dari hipoksia, pusing, pingsan, kejang, hingga gangguan saraf akibat terganggunya metabolisme vitamin B12 jika dilakukan berulang.
Selain itu, beberapa netizen juga mempermasalahkan cara marketing Whip Pink yang dinilai "sengaja" mengenalkan produk tersebut bukan untuk kepentingan kuliner, melainkan untuk disalahgunakan sebagai narkoba.
Seperti unggahan salah satu akun Threads Pricillia Ferry yang sangat yakin bahwa tujuan penjualan Whip Pink di Indonesia bukan bertujuan untuk digunakan pada industri kuliner.
"Masih banyak yang denial bilang bukan salah brand nya. Menurut kalian aja deh
Ini ya aku kasih salah satu contoh supaya gak pada DENIAL 😂😂
"PARADISE ISN'T A PLACE IT'S A FEELING" iya karena gas ini buat kita serasa di kahyangan
Pink Pressure? Itu permainan kata maksudnya pleasure it's double entendre
Paham gak sampe sini? Mereka cuma pinter cari loophole, kedok nya jual untuk F&B dan tetep ada peringatan di websitenya
Tapi THEY KNOW AND AWARE apa yang sebenernya mereka jual. Dan ya itu NARKOBA," tulis Fellicia, Sabtu (24/1/2026).
"NEXT mereka secara EXPLICIT ALIAS TERANG TERANGAN NYEBUTIN "NANGS" di POST POSTAN AWALNYA.
NANGS ITU APA SI??? SLANG AUSSIE UNTUK WHIPPETS / HAPPY GAS.
Yok gimana nih apalagi alesannya? mana ya bilang kalau ini bukan salah brand nya?," tulisnya lagi.
Unggahan Fellicia pun diamini oleh banyak netizen Threads lainnya.
Meski Nitrous Oxide memiliki risiko jika disalahgunakan, mengaitkannya dengan kematian seseorang tanpa bukti medis yang valid dinilai tidak tepat secara ilmiah. Informasi mengenai zat ini seharusnya dimanfaatkan sebagai edukasi kesehatan publik, bukan untuk memperkuat rumor yang belum terverifikasi.
(Rep/Novia Amelia)
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 14 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 18 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu







