Arne Slot Ungkap Sejumlah Faktor Kekalahan Liverpool atas Bournemouth

Oleh: Tarmizi Hamdi
Minggu, 25 Januari 2026 | 22:30 WIB
Penggawa Liverpool Dominik Szoboszlai berusaha melawati para pemain Bournemouth. (Foto/Dok Liverpool)
Penggawa Liverpool Dominik Szoboszlai berusaha melawati para pemain Bournemouth. (Foto/Dok Liverpool)

BeritaNasional.com -  Rekor 13 laga tak terkalahkan milik Liverpool akhirnya harus terhenti secara menyakitkan di Vitality Stadium. 

Dalam laga lanjutan pekan ke-23 Premier League pada Minggu (25/1/2026) WIB, tim berjuluk The Reds ini menyerah 2-3 dari tuan rumah Bournemouth lewat gol telat di detik-detik akhir pertandingan.

Sempat tertinggal 0-2, Liverpool sejatinya menunjukkan mental baja dengan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan Virgil van Dijk dan tendangan bebas berkelas Dominik Szoboszlai. Namun, gol Amine Adli di masa injury time membuyarkan segalanya.

Pelatih Kepala Liverpool Arne Slot buka suara terkait sejumlah faktor timnya pulang dengan tangan hampa.

Badai Kelelahan dan Jadwal Padat

Pelatih asal Belanda ini tak bisa menutupi rasa frustrasinya terhadap jadwal pertandingan. Ia menyoroti Liverpool adalah satu-satunya tim Liga Champions yang hanya diberi jeda dua hari setelah laga tandang di Eropa sebelum harus kembali bermain tandang di liga.

"Beberapa pemain kami kehabisan energi. Saya bahkan tidak bisa mengkritik mereka karena dua hari lalu kami baru saja bermain di Eropa. Kami harus menghadapi salah satu tim paling tangguh dalam hal intensitas lari dengan pemain yang itu-itu saja," ungkap Slot yang dikutip dari laman resmi klub pada Minggu (25/1/2026).

Krisis Cedera dan Eksperimen Posisi

Absennya sejumlah pemain kunci membuat Slot harus memutar otak. Ia terpaksa memainkan Wataru Endo dan Szoboszlai di posisi yang bukan favorit mereka demi menjaga kebugaran pemain seperti Hugo Ekitike dan Jeremie Frimpong.

"Realitasnya saat ini, saya hanya punya satu pemain nomor 9 yang tersedia untuk beberapa bulan ke depan. Saya harus mengatur menit bermain mereka agar tidak kehilangan lebih banyak pemain lagi," tambahnya.

Faktor Angin dan Petaka 10 Pemain

Slot juga membela Virgil van Dijk yang sempat dikritik pada gol pertama. Menurut dia, faktor cuaca ekstrem di stadion sangat memengaruhi arah bola.

Selain itu, momen krusial terjadi saat Joe Gomez mengalami cedera tepat setelah gol pertama Bournemouth. 

Liverpool terpaksa bermain dengan 10 orang selama beberapa menit karena Gomez mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Di saat itu, Bournemouth mencetak gol kedua.

"Mungkin itu merangkum musim kami. Selalu saja ada hal istimewa bagaimana kami kebobolan. Satu-satunya yang harus disalahkan adalah diri kami sendiri," tegas pelatih asal Belanda tersebut.

Intensitas Bournemouth

Pujian juga diberikan Slot kepada tuan rumah. Meskipun Liverpool mendominasi penguasaan bola hingga 67 persen, Bournemouth unggul dalam statistik kerja keras di lapangan.

"Pujian untuk mereka, mereka berada di puncak hampir setiap statistik dalam hal berlari. Kembali ke permainan melawan tim sekuat mereka saat tertinggal 2-0 menunjukkan mentalitas kami, tapi pada 10 menit terakhir, kami benar-benar kesulitan karena energi yang habis," papar Slot.

Kekalahan ini menjadi alarm bagi Liverpool untuk segera berbenah, terutama dalam mengelola kedalaman skuad di tengah jadwal yang padat dan badai cedera yang belum usai.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: