Jurgen Klopp Ungkap Target Usai Resmi Jadi Pelatih Timnas Jerman
BeritaNasional.com - Jurgen Klopp resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Jerman. Mantan manajer Liverpool tersebut mendapatkan kontrak hingga akhir Piala Dunia 2030 dan akan memimpin Die Mannschaft menghadapi tantangan besar di ajang internasional.
Klopp kembali ke dunia kepelatihan setelah sebelumnya menjabat sebagai kepala sepak bola global Red Bull. Ia sempat meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023/2024 setelah mengaku kehabisan energi usai sembilan tahun menangani klub tersebut.
Selama berada di Anfield, Klopp berhasil mempersembahkan tujuh trofi untuk Liverpool, termasuk gelar Premier League dan Liga Champions. Ia juga membawa klub tersebut kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Kabar mengenai Klopp yang akan menangani Timnas Jerman sebelumnya sudah ramai diperbincangkan dalam beberapa pekan terakhir. Kini, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi mengonfirmasi kedatangannya.
"Merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya bisa berada di sini hari ini. Ini adalah titik tertinggi dalam karier saya, dalam kehidupan saya, dan perjalanan profesional saya. Saya akan memberikan seluruh kemampuan yang saya miliki. Tim nasional mampu menyatukan masyarakat Jerman seperti hampir tidak ada hal lain. Itulah yang membuat tugas ini begitu istimewa bagi saya," ujar Klopp dalam konferensi pers, Sabtu (25/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Klopp juga menegaskan dirinya tidak akan bertahan jika mendapat perlakuan buruk, terutama yang menyangkut kehidupan pribadi dan keluarganya.
"Jika Anda bersikap buruk dan tidak membiarkan keluarga saya hidup dengan tenang, saya akan pergi. Saya akan memilih untuk mundur. Saya tahu ada negara lain di mana pelatih tim nasional diperlakukan jauh lebih buruk. Saya mencintai pekerjaan ini, tetapi saya juga siap berhenti jika memang diperlukan," tegas Klopp.
Meski memiliki catatan sukses bersama klub, Klopp menyadari kehadirannya di Timnas Jerman bukan jaminan langsung membawa gelar juara.
"Jurgen Klopp berada di posisi ini bukan berarti otomatis kami akan menjadi juara dunia," kata mantan pelatih Liverpool tersebut.
Menurut Klopp, Jerman harus membangun kembali standar dan harapan. Ia menilai timnya harus percaya diri menghadapi negara-negara kuat meski memiliki perbedaan kualitas pemain.
"Kesuksesan adalah perbandingan antara performa dan ekspektasi. Kami membutuhkan standar harapan yang baru. Banyak orang bertanya apakah kami sebagus Prancis? Jika jawabannya tidak, itu belum tentu benar. Jika pertanyaannya adalah apakah kami memiliki pemain seperti Ousmane Dembele, Bradley Barcola, dan Kylian Mbappe, jawabannya tidak. Tetapi kami tetap bisa mengalahkan mereka," ujar Klopp.
Klopp Ingin Jerman Bermain dengan Identitas Sendiri
Klopp menegaskan Timnas Jerman tidak ingin meniru gaya bermain Argentina, Spanyol, Inggris, maupun Prancis. Ia ingin Die Mannschaft kembali menunjukkan karakter khas sepak bola Jerman.
"Kami tidak ingin bermain seperti Argentina, Spanyol, Inggris, atau Prancis. Kami ingin bermain seperti Jerman, dengan cara Jerman, tetapi dengan intensitas yang tinggi," katanya.
Klopp mengakui Jerman saat ini belum berada di posisi teratas dunia. Namun, ia percaya timnya tetap mampu bersaing apabila tampil dengan performa terbaik.
"Saat ini ada 11 tim yang berada di atas kami. Ya, kami bisa mengalahkan mereka, tetapi untuk melakukan itu, Anda harus bermain dengan sepak bola yang sangat baik dan penuh intensitas," ujar Klopp.
Target Klopp Bersama Timnas Jerman
Klopp akan memimpin Jerman di Euro 2028 dan Piala Dunia 2030 apabila berhasil lolos ke turnamen tersebut. Ia menghadapi tugas besar untuk meningkatkan performa tim nasional yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami sejumlah kesulitan.
Laga perdana Klopp sebagai pelatih Timnas Jerman akan berlangsung melawan Belanda dalam ajang UEFA Nations League pada 24 September.
Kehadiran Klopp diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi Jerman sekaligus mengembalikan kejayaan salah satu negara dengan sejarah panjang di sepak bola dunia.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 21 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu





