Harry Kane Belum Menyerah, Masih Buka Peluang Tampil di Piala Dunia 2030
BeritaNasional.com - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengaku masih terlalu dini untuk memastikan apakah Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya bersama The Three Lions di ajang empat tahunan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Kane setelah Inggris gagal melangkah ke final usai kalah dramatis 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (16/7/2026) dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Inggris sempat berada di atas angin setelah Anthony Gordon membawa timnya unggul pada menit ke-55. Namun, perubahan pendekatan permainan membuat Argentina mampu bangkit melalui gol Enzo Fernández pada menit ke-85 dan Lautaro Martínez pada masa injury time.
Kane menilai kekalahan tersebut mengingatkannya pada sejumlah kegagalan Inggris di turnamen-turnamen besar sebelumnya.
"Ini cerita yang mirip dengan apa yang terjadi di turnamen sebelumnya, menurut saya. Kami berhasil mengendalikan momentum permainan dengan sangat baik selama 60 menit, kami mencetak gol dan unggul," kata Kane dilansir dari ESPN.
"Lalu, karena satu dan lain hal, kami kesulitan menguasai bola, kami kesulitan memberikan tekanan pada bola, dan itu memungkinkan mereka untuk menciptakan momentum lebih besar dan menciptakan lebih banyak peluang serangan di sepertiga akhir lapangan kami," lanjutnya.
Penyerang Bayern Munich itu mengakui Inggris terlalu fokus mempertahankan keunggulan satu gol, meski pertandingan masih menyisakan waktu cukup lama.
"Merupakan pola pikir yang wajar untuk mencoba bertahan dan mempertahankan keunggulan satu gol, tetapi Anda tahu, masih ada 20 menit lagi, jadi akan ada cukup waktu bagi Argentina untuk mencetak gol."
"Kita harus menonton ulang pertandingan dan mencari tahu persis bagaimana kita bisa meningkatkan performa dalam situasi seperti itu, tetapi mungkin itulah yang selama ini hilang dalam empat turnamen terakhir," ujarnya.
Kekalahan dari Argentina menambah daftar kegagalan Inggris di turnamen besar di bawah kepemimpinan Kane. Sebelumnya, The Three Lions tersingkir di semifinal Piala Dunia 2018, menjadi runner-up Euro 2021, mencapai perempat final Piala Dunia 2022, dan kembali menjadi runner-up Euro 2024.
Meski akan berusia 36 tahun saat Piala Dunia berikutnya digelar pada 2030, Kane belum ingin menutup peluang untuk kembali tampil bersama tim nasional.
"Sekali lagi, masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu. Saya menjalaninya tahun demi tahun dan tim nasional adalah kebanggaan dan kegembiraan saya," kata Kane.
"Ini adalah hal yang paling saya sukai. Tentu saja, empat tahun sudah lama berlalu, saya akan berusia 33 tahun musim panas ini, tetapi karier Leo di sana tidak pernah berakhir, dia masih tampil di level tertinggi."
"Saya tidak pernah ingin membatasi hal-hal ini. Saya akan menanggapi situasi seiring berjalannya waktu, tetapi untuk saat ini saya hanya fokus memproses kekalahan yang berat ini," tambahnya.
Sumber: ESPN
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







