Trump Bakal Berikan 1.000 Dolar AS untuk Bayi yang Baru Lahir di AS

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 29 Januari 2026 | 09:28 WIB
Presiden AS Donald Trump. (Foto/X Donald J Trump)
Presiden AS Donald Trump. (Foto/X Donald J Trump)

BeritaNasional.com - Bayi yang lahir di Amerika Serikat (AS) bisa memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik, menyusul proposal kebijakan Presiden AS Donald Trump untuk memberi modal finansial awal bagi bayi yang baru lahir di negeri Paman Sam itu. Tujuan kebijakan ini adalah menanamkan kepemilikan dini atas masa depan ekonomi nasional dan memperluas kesempatan meraih kesejahteraan sejak awal kehidupan.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kita akan memberi setiap bayi warga Amerika kepemilikan finansial atas masa depan, sebuah awal yang kuat dalam hidup, dan peluang yang adil untuk meraih Mimpi Amerika,” kata Trump dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi yang menandai peluncuran program Trump Accounts pada Rabu (28/1/2026).

Program baru Trump ini mencakup investasi awal pemerintah sebesar 1.000 dolar AS bagi setiap anak yang memenuhi syarat dan lahir pada periode 2025 hingga 2028. Trump menjelaskan, program tersebut dirancang untuk membantu anak-anak yang berpotensi memulai hidup tanpa sumber daya finansial yang memadai.

Dana dalam rekening itu akan dikelola sebagai investasi jangka panjang dan diharapkan tumbuh seiring waktu, sehingga dapat menjadi fondasi keuangan ketika anak memasuki usia dewasa.

“Kita akan menempatkan kekayaan sebesar tiga triliun hingga empat triliun dolar AS (Rp50,1-Rp66,8 kuadriliun) di tangan generasi muda Amerika yang tanpa kebijakan ini mungkin benar-benar memulai hidup dari nol,” ujarnya.

Menurut Trump, pendekatan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi kesenjangan ekonomi antargenerasi dan memperkuat kelas menengah di masa depan. Trump meyakini kebijakan ini akan dikenang sebagai salah satu inovasi kebijakan paling transformatif sepanjang masa.

Ia menilai, pemberian aset riil sejak dini itu merupakan langkah strategis untuk membangun ketahanan ekonomi jangka panjang dan mendorong kemandirian finansial warga negara. Ia pun membingkai inisiatif tersebut sebagai pemutusan dari warisan fiskal pemerintahan sebelumnya.

“Setiap presiden dalam sejarah moderen hanya mewariskan utang kepada anak-anak kita,” ujar Trump.

“Namun di bawah pemerintahan ini, kita akan meninggalkan aset nyata dan kesempatan menuju kebebasan finansial bagi setiap anak Amerika sejak mereka lahir,” tambahnya. 

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: