Hadapi Keterbatasan Anggaran, BNPB Perkuat Sistem Peringatan Dini Lewat Pinjaman Luar Negeri
BeritaNasional.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkap, anggaran mitigasi bencana BNPB cukup kecil pada angka Rp17-19 miliar pertahun. Karena itu BNPB mengupayakan mendapatkan pinjaman luar negeri.
"Yang menjadi tantangan dan kendala Kami adalah dari segi anggaran Kenapa demikian karena dalam 5 tahun terakhir anggaran pencegahan BNPB ini relatif sangat terbatas. kami laporkan mitigasi bencana berkisar 17-19 miliar per tahun Tentu saja Ini sangat kecil tapi tentu saja kami tidak hanya bisa mengeluh kemudian tidak bekerja," ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
"Alhamdulillah dalam 5 tahun terakhir ini ada beberapa yang sudah disetujui pinjaman luar negeri ini pun untuk meningkatkan kemampuan BNPB dalam pra bencana atau pencegahan," sambungnya.
Suharyanto mengungkap, BNPB mendapatkan pinjaman luar negeri Rp949 miliar untuk alat peringatan dini gempa bumi dan tsunami. Alat tersebut dipasang di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota yang memilki sarana dan juga sepanjang pantai yang seringkali terjadi gempa bumi.
"Kami baru selesai memiliki konsep peringatan dini menghadapi bencana gempa bumi tsunami bekerja sama dengan BMKG titik ini kami mendapatkan PLN sejumlah Rp 949.168.712.486," jelasnya.
Suharyanto mengatakan, masih ada kekurangan dan kelemahan dalam mitigasi bencana gempa dan tsunami. Namun, sejumlah peralatan sudah siap untuk meminimalisir kerusakan dan korban.
"Artinya walaupun masih banyak kekurangan kelemahan untuk mitigasi terkait bencana gempa bumi dan tsunami Negara Republik Indonesia sudah punya beberapa Destana dan beberapa peralatan yang apabila nanti ke depan mudah-mudahan tidak terjadi, apabila terjadi tsunami paling tidak kita bisa meminimalkan kerusakan dan jumlah korban," ujarnya.

TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







