Prabowo Sentil Tokoh Politik yang Bikin Rakyat Tak Percaya Pemerintah Melalui Bencana
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menanggapi dinamika politik di tengah musibah bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Indonesia beberapa waktu lalu seperti bencana Sumatera hingga sebagian wilayah Jawa Barat.
Prabowo menyebut ada segelintir tokoh politik yang justru merasa senang dan memanfaatkan penderitaan rakyat demi kepentingan politis.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan 1.179 Sarana Prasarana Pertanian Guna (SPPG) dan 18 gudang ketahanan pangan Polri secara serentak di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Ketua umum Gerindra ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap oknum yang mencoba membangun narasi negatif di tengah upaya pemulihan pascabencana.
"Pertama, orang-orang politik tertentu seolah-olah girang dengan bencana. 'Oh, dengan bencana kita bisa bikin suatu suasana ketidakpercayaan kepada pemerintah, ketidakpercayaan kepada Republik Indonesia.' Memang ada kelompok-kelompok tertentu," tegas Prabowo.
Meski demikian, mantan menteri pertahanan ini menekankan pemerintah tidak terpengaruh oleh manuver tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah terjun langsung ke lapangan selama berminggu-minggu.
"Tetapi, saya terima kasih dalam beberapa minggu kita kerahkan kekuatan kita semuanya bahu-membahu kita atasi sampai sekarang," tambahnya.
Prabowo juga menceritakan pengalamannya saat berkeliling memantau langsung kondisi di daerah terdampak bencana. Ia mengaku bangga melihat loyalitas personel TNI dan Polri yang bekerja tanpa kenal lelah.
"Bencana kemarin itu adalah musibah bagi kita, tapi bencana kemarin rakyat bisa melihat TNI dan Polri habis-habisan terjun untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat di tempat-tempat bencana," kata Prabowo.
Dia menceritakan dialognya dengan para petugas di lapangan.
"Saya lihat sendiri, saya keliling, saya melihat TNI, saya melihat Polri, dan KL-KL (kementerian/lembaga) lain. Saya tanya, 'Berapa lama kau di sini?' 'Sudah 20 hari Pak, sudah 3 minggu, ada yang sudah satu bulan lebih.' Ini membuktikan kembali bahwa negara hadir."
Prabowo juga memberikan penghormatan bagi mereka yang berkorban nyawa demi tugas kemanusiaan ini.
"Saudara-saudara, ini suatu bukti kembali lagi bahwa dua tonggak penting, dua tonggak penting dari negara, dari NKRI, TNI dan Polri telah menunjukkan prestasinya, pengabdiannya di lapangan dengan pengorbanan. Ada yang sakit, ada yang gugur melaksanakan tugas," ungkapnya.
Terkait proses rehabilitasi, Prabowo telah menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas Rekonstruksi dan Rehabilitasi.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, sebagian besar wilayah yang terdampak sudah mulai pulih.
"Beliau (Tito Karnavian) lapor ke saya, 'Pak dari kalau tidak salah Pak, 52 titik ya, 52 titik yang terkena tertimpa, tinggal 10, tinggal 10 kabupaten yang masih belum normal.' Tapi beliau laporan perkiraan beliau dalam 2 bulan sisanya akan normal," pungkas Presiden.
Peresmian sarana ketahanan pangan ini sendiri merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan nasional tetap stabil, terutama pasca gangguan akibat bencana alam di berbagai daerah.
PERISTIWA | 21 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







