Sekjen Ingatkan Anggota DPR Fraksi Golkar Tidak Serang Pemerintahan Prabowo
BeritaNasional.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengingatkan seluruh anggota DPR Fraksi Partai Golkar untuk tidak menyerang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu merupakan bagian dari fatsun politik sebagai partai pendukung pemerintah.
"Kami juga ingin menyatakan pada kesempatan kali ini, jangan pernah menyerang kebijakan presiden dan wakil presiden sebagai konsekuensi kita berada di koalisi pemerintah," ujar Sarmuji saat peringatan HUT Ke-58 Fraksi Partai Golkar DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Partai Golkar juga mendorong terjadinya koalisi permanen agar koalisi pemerintah saat ini solid mendukung seluruh kebijakan Presiden Prabowo sampai akhir.
"Dan, ini sudah dideklarasikan oleh Ketua Umum kita, supaya hubungan antar fraksi tidak in-off, tidak on-off, kita mendorong bagaimana kalau koalisi yang ada sekarang menjadi koalisi permanen. Koalisi yang berada dalam suka dan duka. Koalisi yang berada dalam kebijakan yang populer maupun yang tidak populer," katanya.
Ketua Fraksi Golkar DPR ini juga mengingatkan kepada seluruh anggota DPR partai berlambang beringin jangan menyerang kawan sendiri.
Golkar memiliki sejumlah kader sebagai menteri di Kabinet Merah Putih. Sarmuji mengatakan, jika ada masalah dengan kader sendiri sebaiknya dibicarakan secara internal.
"Yang kedua, fatsun. Jangan menyerang kawan sendiri. Ini kita punya menteri yang cukup banyak. Ada delapan menteri, ada tiga wakil menteri, ada satu gubernur Lemhannas. Kalau ada hal-hal yang perlu dibicarakan di antara kawan sendiri, tolong kasih masukkan sebelum rapat dimulai. Agar sesama kawan sendiri, jangan sampai jeruk makan jeruk," ujar Sarmuji.
Ia juga mengingatkan kepada anggota DPR Fraksi Golkar tidak mempermasalahkan sesuatu yang telah menjadi keputusan pemerintah, tetapi boleh melakukan evaluasi kebijakan yang tengah berjalan.
"Jangan menyoal sesuatu yang sudah diputuskan oleh negara. Kita bisa memberikan masukan, tetapi apa yang sudah diputuskan bisa kita evaluasi, tetapi jangan sampai menyerang apa yang sudah diputuskan oleh negara dan sedang berjalan," ujar Sarmuji.
"Taruhlah misalkan tentang program Makan Bergizi Gratis. Taruhlah ada kelemahan-kelemahan di dalamnya. Tugas kita adalah menyempurnakan melalui masukan-masukan yang itu disampaikan kepada menteri terkait dan memberikan kontribusi bagi penyempurnaan konsep Makan Bergizi Gratis," ujarnya.
Terakhir, seluruh anggota DPR Fraksi Golkar diingatkan agar tidak mengubah keputusan yang ditetapkan koalisi.
"Yang keempat, jangan mengubah sesuatu yang sudah diputuskan oleh koalisi," kata Sarmuji.
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 22 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 21 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






