Jasa Marga Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Melintas Saat Libur Imlek 2026

Oleh: Harits Tryan
Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:00 WIB
Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Melintas Saat Libur Imlek 2026. (Foto/Jasa Marga)
Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Melintas Saat Libur Imlek 2026. (Foto/Jasa Marga)

BeritaNasional.com - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026, Jasa Marga memprediksi sebanyak 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga Group.

Periode tersebut terhitung sejak H-4 hingga Hari Libur Tahun Baru Imlek 2026, yakni Jumat, 13 Februari 2026 sampai Selasa, 17 Februari 2026 (total 5 hari), atau meningkat 13,34 persen dibandingkan lalu lintas normal. Angka tersebut merupakan kumulatif arus kendaraan dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa arah Merak, GT Ciawi arah Puncak, GT Cikampek Utama arah Trans Jawa, dan GT Kalihurip Utama arah Bandung.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan pada libur panjang tersebut, Jasa Marga mengimbau masyarakat yang akan melintasi jalan tol agar memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan. Aplikasi tersebut menyediakan fitur perencanaan rute, pemantauan lalu lintas melalui CCTV secara real time, informasi tarif tol, lokasi dan fasilitas rest area, hingga layanan pengaduan.

“Travoy membantu pengguna jalan merencanakan perjalanan dan memperoleh informasi lalu lintas terkini secara cepat dan praktis. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi ini agar perjalanan lebih terencana sehingga pengalaman berkendara di jalan tol lebih aman dan nyaman karena telah diantisipasi sebelum perjalanan dimulai,” ujar Rivan dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).

Rivan menjelaskan, Jasa Marga juga memastikan pelayanan operasional jalan tol berjalan optimal guna menjamin perjalanan pengguna tetap aman, lancar, nyaman, dan berkeselamatan. Bersama seluruh entitas Group, Jasa Marga telah menyiapkan optimalisasi kapasitas gardu tol, kesiapan petugas dan kendaraan operasional di lapangan, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk pengaturan lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di titik tertentu.

Mengantisipasi prediksi curah hujan menengah hingga tinggi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Jasa Marga juga memastikan layanan pemeliharaan jalan tol tetap optimal agar kualitas jalan terjaga. Perbaikan dilakukan sesuai prosedur teknis dengan target penanganan awal berupa patching maksimal 2x24 jam, kemudian dilanjutkan dengan perbaikan lanjutan secara bertahap hingga kondisi kembali optimal.

“Kami mohon pengguna jalan untuk tetap tenang dan berada di dalam kendaraan apabila mengalami kendala di perjalanan, serta segera menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 14080 untuk mendapatkan bantuan. Petugas operasional Jasa Marga disiagakan 24 jam penuh di seluruh ruas tol Jasa Marga Group guna memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat maupun gangguan perjalanan. Pengguna jalan juga dapat mengoptimalisasi Aplikasi Travoy, yang memungkinkan pelaporan kondisi jalan atau gangguan perjalanan melalui fitur chat dengan menyertakan lokasi dan dokumentasi foto. Informasi tersebut akan ditindaklanjuti secara cepat oleh petugas di lapangan,” tambahnya.

Selain itu, Jasa Marga terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026. Melalui diskresi Kepolisian, Jasa Marga siap mendukung penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow atau pengaturan lalin lainnya jika diperlukan.

Dari total prediksi 1,6 juta kendaraan yang meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek, sebanyak 831 ribu kendaraan diperkirakan keluar dari Jabotabek. Distribusinya menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 44,6 persen, arah Barat (Merak) sebesar 28,2 persen, dan arah Selatan (Puncak) sebesar 27,2 persen.

Sementara itu, kendaraan yang memasuki wilayah Jabotabek diprediksi mencapai 846 ribu unit, didominasi dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 44,6 persen, dari arah Barat (Merak) sebesar 28,8 persen, serta dari arah Selatan (Puncak) sebesar 26,6 persen.

Rivan juga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk berhati-hati dalam berkendara dengan menjaga jarak aman, terutama saat kondisi hujan yang dapat mengurangi jarak pandang.

"Pengguna jalan diimbau mengantisipasi perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, memanfaatkan waktu istirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan," tandasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: