16 Februari Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peristiwa Penting di Indonesia dan Dunia

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 15 Februari 2026 | 20:44 WIB
Ilustrasi sejarah. (Foto/Freepik)
Ilustrasi sejarah. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com -  16 Februari memperingati hari apa? Pertanyaan ini sering muncul setiap memasuki pertengahan bulan kedua dalam kalender Masehi.

Meski bukan tanggal merah nasional, 16 Februari menyimpan banyak momen bersejarah yang berdampak besar, baik di Indonesia maupun dunia.

Mulai dari peresmian provinsi baru, tragedi penerbangan, hingga penemuan arkeologi terbesar abad ke-20, tanggal ini menjadi saksi berbagai peristiwa penting yang patut dikenang.

16 Februari Memperingati Hari Apa

1. Peresmian Provinsi Gorontalo (2001)

Tanggal 16 Februari 2001 menjadi tonggak sejarah bagi masyarakat Gorontalo. Pada hari itu, Gorontalo resmi menjadi provinsi ke-32 Indonesia setelah dimekarkan dari Sulawesi Utara.

Peresmian ini menandai babak baru otonomi daerah dan pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia. Sejak saat itu, Gorontalo berkembang menjadi salah satu provinsi strategis di wilayah Sulawesi.

2. Tragedi Pesawat Garuda di Gunung Salak (1963)

Pada 16 Februari 1963, dunia penerbangan Indonesia berduka. Pesawat milik Garuda Indonesia jatuh di kawasan Gunung Salak dan menewaskan 22 orang.

Salah satu korban yang dikenang adalah Mayor Engelbert Pangalila, yang disebut-sebut sempat membantu penumpang lain sebelum ledakan terjadi. Peristiwa ini menjadi catatan kelam dalam sejarah awal industri penerbangan nasional.

3. Penangkapan Aktivis Pendidikan Nasional (1934)

Di era kolonial Belanda, 16 Februari 1934 menjadi bagian dari periode represi terhadap tokoh-tokoh pergerakan nasional di Sumatra Barat. Sejumlah aktivis pendidikan dan nasionalis ditangkap dalam upaya membungkam gerakan kemerdekaan.

Alih-alih melemahkan perjuangan, tindakan tersebut justru memperkuat solidaritas rakyat dan mempercepat tumbuhnya kesadaran nasional.

4. Peristiwa Merah Putih Manado (1946)

Pasca-Proklamasi 1945, semangat revolusi terus bergelora. Pada 16 Februari 1946 terjadi Peristiwa Merah Putih di Manado, Sulawesi Utara. Pemuda setempat mengambil alih kekuasaan dari NICA-Belanda setelah mengeluarkan ultimatum keras.

Aksi ini menjadi bagian penting dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia di wilayah timur.

5. Pembukaan Makam Tutankhamun (1923)

Pada 16 Februari 1923, arkeolog Inggris Howard Carter membuka ruang pemakaman Firaun Tutankhamun di Mesir.

Penemuan ini menjadi salah satu temuan arkeologi paling spektakuler abad ke-20 karena makam tersebut ditemukan dalam kondisi relatif utuh, lengkap dengan artefak emas yang memukau dunia.

6. Jenderal Grant Merebut Fort Donelson (1862)

Dalam Perang Saudara Amerika, Jenderal Ulysses S. Grant berhasil menguasai Fort Donelson di Tennessee pada 16 Februari 1862.

Kemenangan ini menjadi langkah strategis bagi Union dan memperkuat posisi mereka dalam mengakhiri perbudakan di Amerika Serikat.

7. Paten Nilon oleh Wallace Carothers (1937)

Ilmuwan Amerika Wallace Carothers memperoleh paten untuk nilon pada 16 Februari 1937.

Penemuan ini merevolusi industri tekstil dan militer. Nilon digunakan dalam berbagai produk, mulai dari stoking hingga parasut pada masa perang.

8. Lituania Deklarasikan Kemerdekaan (1918)

Pada 16 Februari 1918, Dewan Lituania mengadopsi Akt Kemerdekaan, menandai lahirnya negara modern Lituania setelah lepas dari kekuasaan Rusia dan Jerman.

Tanggal ini kini diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Nasional di Lituania.

9. Insiden Altmark (1940)

Di tengah Perang Dunia II, kapal perang Inggris membebaskan 299 tawanan dari kapal tanker Jerman Altmark pada 16 Februari 1940. Insiden ini memperuncing ketegangan antara Inggris dan Jerman Nazi.

Peristiwa tersebut memperlihatkan betapa gentingnya situasi politik global saat itu.

10. Protokol Kyoto Resmi Berlaku (2005)

Tanggal 16 Februari 2005 menjadi momen penting bagi lingkungan global. Setelah diratifikasi Rusia, Protokol Kyoto resmi berlaku.

Kesepakatan ini merupakan langkah awal komunitas internasional dalam menekan emisi gas rumah kaca dan memerangi perubahan iklim.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: