Dihantam Serangan Ransomware, Coca-Cola Hentikan Sementara Produksi Susu Fairlife

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi susu Fairlife. (Foto/doc Fairlife)
Ilustrasi susu Fairlife. (Foto/doc Fairlife)

BeritaNasional.com - Raksasa produsen minuman dunia Coca-Cola terpaksa mengambil langkah drastis setelah salah satu anak perusahaan susunya, Fairlife, menjadi korban serangan siber bermodus ransomware. 

Akibat insiden ini, seluruh operasional produksi Fairlife di wilayah Amerika Serikat (AS) dihentikan untuk waktu yang tidak ditentukan.

Dalam dokumen laporan resmi kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS, Coca-Cola mengungkapkan peretas berhasil menyusup dan mengacaukan sistem produksi utama Fairlife.

Meski pabrik di AS lumpuh total, Coca-Cola memastikan operasional Fairlife di Kanada tidak terdampak dan tetap berjalan normal.

Fairlife merupakan salah satu tulang punggung bisnis nonkarbonasi milik Coca-Cola. Merek susu premium ini memiliki pasar yang sangat besar dengan perkiraan angka penjualan yang fantastis mencapai USD 4 miliar.

Penghentian produksi secara mendadak ini tentu menjadi pukulan telak, mengingat kontribusinya yang besar bagi pendapatan global sang induk perusahaan.

Hingga saat ini, pihak Coca-Cola masih bungkam dan belum bisa memberikan kepastian kapan sistem produksi Fairlife akan pulih dan beroperasi kembali.

Serangan ransomware yang menyasar sektor pangan seperti ini bukan kali pertama terjadi, dan dampaknya kerap kali berbuntut panjang.

Sebagai catatan:

Pada tahun 2019, serangan serupa menghantam Arizona Beverages dan melumpuhkan sistem mereka selama berminggu-minggu.

Tahun Lalu, raksasa distributor makanan UNFI juga mengalami nasib sama, yang berujung pada kacaunya jalur pasokan dan kosongnya rak-rak bahan makanan di berbagai supermarket.

Sumber: TechCrunchsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: