Jaga Pasokan Selama Ramadan dan Idul Fitri, Bulog Stok MinyaKita 100.000 Ton

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Minggu, 22 Februari 2026 | 11:03 WIB
Pedagang merapikan Minyakita. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Pedagang merapikan Minyakita. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com -  Dalam menjaga pasokan selama Ramadan sampai Idul Fitri 1447 Hijdriah, Perum Bulog perkuat stok minyak goreng MinyaKita hingga 100 ribu ton. 

Pernyataan upaya tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, kemarin. 

Rizal yang ditemui di Jakarta mengatakan upaya tersebut dilakukan BUMN pangan itu untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa ramadhan hingga lebaran. 

Ia sudah menginstruksikan jajaran direksi untuk mempercepat koordinasi dengan produsen minyak goreng agar pasokan domestic market obligation (DMO) kepada Bulog dapat ditingkatkan selama Ramadhan.

"Kami sudah perintahkan tadi ke Direktur Bisnis Bulog Febby Novita untuk segera menghubungi masing-masing produsen minyak untuk mendorong DMO-nya lebih banyak lagi ke Bulog di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran ini," jelasnya. 

Kebutuhan MinyaKita selama Ramadhan dan menjelang Lebaran diperkirakan meningkat hingga dua kali lipat bahkan tiga kali lipat dibandingkan kebutuhan pada bulan normal.

Peningkatan konsumsi terjadi karena masyarakat yang biasanya jarang memasak turut menyiapkan berbagai hidangan selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Sebelumnya, kata dia, Bulog menerima pasokan sekitar 60 ribu ton per bulan, namun realisasi Februari baru mencapai 45 ribu ton sehingga masih terdapat kekurangan signifikan.

Karena itu, Bulog menargetkan tambahan pasokan agar volume distribusi dapat ditingkatkan hingga 90 ribu ton bahkan maksimal 100 ribu ton selama periode Ramadhan.

"Nanti kita maksimalkan kalau bisa 90.000 ton lah atau 100.000 ton lah untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri," ucap Rizal.

Dia berharap optimalisasi stok tersebut mampu menjaga ketersediaan MinyaKita di pasaran sehingga tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga.

Dengan penguatan stok hingga 100 ribu ton, Bulog memastikan kebutuhan minyak goreng rakyat di berbagai daerah tetap terpenuhi sepanjang Ramadhan hingga Lebaran dengan harga di tingkat konsumen Rp15.700 per liter. (Antara)

 

 

 

 

 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: