Salah Kaprah Kental Manis, Ini Jumlah Gizi yang Terkandung di Dalamnya

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Senin, 23 Februari 2026 | 07:00 WIB
ilustrasi kental manis (BeritaNasional/freepik)
ilustrasi kental manis (BeritaNasional/freepik)

BeritaNasional.com -  Sejak dulu masyarakat kita sudah mengenal dan mengonsumsi kental manis yang sejak lama pula kita menganggapnya sebagai susu yang memiliki gizi tinggi. Namun faktanya kental manis berbeda dengan susu cair atau susu formula.

Kental manis lebih tepat digolongkan sebagai pelengkap makanan atau minuman karena kandungan gulanya yang tinggi.

Salah Kaprah Susu Kental Manis: Ternyata Hanya untuk Pelengkap Sajian

Melansir laman Halodoc, kental manis seringkali dianggap sebagai sumber nutrisi utama padahal sebenarnya lebih tepat sebagai pelengkap rasa.

Kandungan gula yang tinggi dalam kental manis perlu diperhatikan agar tidak berlebihan dalam konsumsi sehari-hari.

Penggunaan kental manis sebagai pengganti susu formula atau susu cair untuk anak-anak adalah sebuah kesalahan. Kandungan gizi kental manis tidak mencukupi kebutuhan nutrisi anak yang sedang tumbuh.

Kandungan Gizi Kental Manis yang Perlu Diketahui

Kental manis mengandung gula, lemak, protein, dan beberapa vitamin serta mineral. Namun, kandungan gula dalam kental manis sangat tinggi, mencapai lebih dari 50% dari total komposisi.

Hal ini membuat kental manis  menjadi sumber energi yang cepat, tetapi juga berpotensi menyebabkan masalah kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Berikut adalah perkiraan kandungan gizi dalam 100 gram kental manis:

Energi: 320-340 kalori

Lemak: 8-10 gram

Protein: 7-8 gram

Karbohidrat: 55-60 gram (didominasi gula)

Kalsium: Sekitar 200 mg

Kemenkes RI (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia) mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi gula tambahan, termasuk dari kental manis. Asupan gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.

Dampak Konsumsi Kental Manis Berlebihan bagi Kesehatan

Konsumsi kental manis yang berlebihan, terutama jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan:

Kenaikan berat badan dan obesitas: Kandungan gula yang tinggi dalam SKM dapat menyebabkan penumpukan kalori dan lemak dalam tubuh.

Peningkatan risiko diabetes tipe 2: Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan resistensi insulin dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Kerusakan gigi: Gula dalam SKM dapat menjadi makanan bagi bakteri di mulut dan menyebabkan kerusakan gigi (karies).

Penyakit jantung: Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Kekurangan gizi: Konsumsi SKM yang berlebihan dapat menggantikan asupan makanan bergizi lainnya, sehingga menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral penting.

Tips Bijak Mengonsumsi Kental Manis

Jika ingin tetap menikmati kental manis berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:

Batasi jumlah konsumsi: Gunakan kental manis hanya sebagai pelengkap rasa, bukan sebagai minuman utama.

Pilih kental manis dengan kandungan gula lebih rendah: Perhatikan label gizi pada kemasan dan pilih produk dengan kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan produk sejenis.

Kombinasikan dengan makanan bergizi: Tambahkan kental manis pada makanan yang kaya serat, protein, dan vitamin, seperti buah-buahan, oatmeal, atau yogurt.

Jangan berikan pada bayi dan anak-anak di bawah usia 1 tahun: Bayi dan anak-anak membutuhkan nutrisi yang lengkap dan seimbang dari ASI, susu formula, atau makanan padat yang sesuai dengan usia mereka.

Perhatikan kebersihan gigi: Sikat gigi secara teratur, terutama setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis, untuk mencegah kerusakan gigi.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: