Cermat Memilih! Ini 6 Perbedaan Emas Putih dan Palladium
BeritaNasional.com - Bila kamu ingin membeli aset dalam bentuk emas putih maka yang harus dicermati adalah kadar emas yang terkandung di dalamnya. Emas putih ternyata serupa dengan palladium. Maka perlu kecermatan agar kamu tidak salah beli saat memutuskan membeli logam yang satu ini.
Mengutip dari laman Pegadaian, emas putih dan palladium merupakan logam berharga pilihan untuk dijadikan sebagai material pembuatan perhiasan.
Walaupun secara kasat mata kedua logam tersebut mirip atau serupa, terdapat perbedaan emas putih dan palladium yang bisa diperhatikan.
Untuk memahami apa saja perbedaan keduanya, mari simak pembahasannya hingga akhir di artikel ini.
Apa Itu Emas Putih?
Emas putih adalah emas yang terbuat dari campuran emas kuning murni dan nikel, perak, palladium, serta logam lainnya.
Emas ini mempunyai tampilan fisik yang memukau, terlebih apabila terkena cahaya. Seperti yang telah disinggung, emas putih sering digunakan sebagai bahan pembuatan perhiasan.
Terdapat beragam jenis maupun model perhiasan emas putih, seperti kalung, cincin, anting, dan gelang.
Biasanya, tanda emas putih pada perhiasan berupa kode angka menunjukkan kadar emas atau tingkat kemurniannya dalam satuan karat, seperti 14K, 18K, dan lainnya.
Apa Itu Palladium?
Palladium adalah logam transisi yang merupakan bagian dari kelompok platina, meliputi osmium, ruthenium, rhodium, platinum, dan iridium.
Logam ini bersifat antikorosi, tahan terhadap oksidasi, dan mampu bertahan dalam situasi ekstrem sehingga banyak digunakan sebagai elemen penting, terlebih dalam dunia elektronik.
Sumber penambangan palladium yang utama ada di Afrika Selatan, Rusia, Kanada, dan Amerika Serikat.
Perbedaan Emas Putih dan Palladium
Perbedaan emas putih dan palladium dapat diamati berdasarkan faktor-faktor tertentu. Berikut ini adalah beberapa faktor pembeda di antara kedua logam tersebut:
1. Komposisi
Seperti yang telah dijelaskan, emas putih diproduksi dari percampuran antara emas kuning dengan logam-logam lain, termasuk palladium.
Secara komposisi, emas kuning yang terkandung di dalamnya berjumlah 75% dan logam campuran berkisar 25%.
Sementara itu, palladium terdiri atas 95-97% palladium. Sisanya 3-5% merupakan campuran kromium dan nikel.
2. Ketahanan
Secara umum, emas putih dan palladium sama-sama mempunyai daya tahan yang kuat. Namun, ketahanan palladium dinilai lebih unggul jika dibandingkan dengan emas putih.
Terlebih, palladium tahan terhadap oksidasi dan korosi serta mempunyai titik lebur lebih tinggi. Hal ini juga yang membuat palladium cenderung lebih sulit dibentuk karena keras.
Meskipun demikian, emas putih bukan berarti rapuh. Hanya saja, dibutuhkan sedikit perhatian dalam penggunaannya.
3. Harga
Berdasarkan harganya, palladium relatif lebih rendah daripada emas putih. Harga jual dari emas pun cenderung lebih tinggi apabila dibandingkan dengan palladium.
Hal tersebut dipengaruhi oleh kelangkaan dan tingkat kesulitan produksi emas putih. Di samping itu, nilai estetika dari emas putih dianggap lebih tinggi secara umum.
4. Warna
Jika diperhatikan secara dekat dan saksama, warna emas putih dan palladium cukup berbeda. Sebenarnya, kedua logam tersebut memancarkan rona putih keperakan.
Hanya saja, warna emas putih agak keabu-abuan dan bisa berubah seiring berjalannya waktu karena faktor eksternal, seperti minyak alami kulit.
Biasanya, untuk membuat tampilan fisiknya lebih berkilau, emas putih dilapisi dengan rhodium. Emas putih pun memerlukan pelapisan ulang secara rutin supaya terjaga keindahannya.
Sementara itu, warna dari palladium alami justru tetap sama atau tidak mengalami perubahan signifikan dari waktu ke waktu.
5. Kepopuleran
Dalam hal kepopuleran, perbedaan emas putih dan palladium tidak terlalu signifikan. Artinya, kedua logam tersebut sama-sama populer.
Hanya saja, emas putih cenderung lebih terkenal sebagai perhiasan karena lebih terjangkau, mudah didapatkan, dan cukup variatif.
Sementara itu, palladium lebih populer untuk digunakan sebagai cincin pernikahan sebab lebih awet dan hipoalergenik sehingga aman dikenakan oleh siapa saja.
6. Keuntungan Investasi
Sebagai instrumen investasi, emas putih cenderung lebih sering dijadikan sebagai aset investasi karena nilainya yang cenderung stabil meskipun berubah dari waktu ke waktu.
Sementara itu, palladium justru termasuk instrumen yang berisiko sedang. Harga logam ini cenderung fluktuatif.
Ketika harga emas naik, investor biasanya lebih memilih berinvestasi pada instrumen tersebut untuk mengamankan nilai aset.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







