Ketegangan Memuncak, Trump Isyaratkan Eskalasi Serangan ke Iran

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 03 Maret 2026 | 06:47 WIB
Warga Iran turun ke jalan mengekspresikan kemarahan dan duka mereka menyusul kabar wafatnya, Ali Khamenei. (Foto/X: @FarsNews_Agency)
Warga Iran turun ke jalan mengekspresikan kemarahan dan duka mereka menyusul kabar wafatnya, Ali Khamenei. (Foto/X: @FarsNews_Agency)

BeritaNasional.com - Presiden Donald Trump menyatakan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran masih akan meningkat. Trump mengatakan militer AS tengah menghantam target-target di Iran dengan kekuatan penuh.

Menurutnya, seperti dikutip dari CNN, Selasa (3/3/2026), serangan yang sudah berlangsung belum mencapai tahap utama.

Ia menyebut “gelombang besar” masih akan datang dalam waktu dekat. Trump juga menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan militer Amerika, yang ia sebut sebagai yang terbaik di dunia.

Saat ditanya apakah AS melakukan langkah lain di luar operasi militer untuk membantu rakyat Iran, Trump menjawab bahwa upaya tersebut ada.

Namun ia memperingatkan bahwa situasi saat ini belum aman dan meminta warga tetap berhati-hati karena kondisi bisa semakin memburuk.

Ketegangan yang meningkat dengan Iran mulai berdampak pada konsumen di Amerika Serikat. Harga bensin dilaporkan naik dan berpotensi bertambah tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Secara musiman, harga bensin memang cenderung naik menjelang periode dengan permintaan lebih tinggi, dan puncaknya dalam beberapa tahun terakhir terjadi sekitar pertengahan April. Namun konflik yang sedang berlangsung mempercepat tren kenaikan tersebut.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: