Korban Bencana di Sumatera Barat Tidak Lagi Tinggal di Tenda Pengungsian
BeritaNasional.com - Korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) dipastikan tidak ada yang tinggal di tenda pengungsian.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan hal tersebut setelah lebih dari tiga bulan melakukan pemulihan dan perbaikan, paska bencana Sumatera yang terjadi pada akhir November 2025.
"Khusus di Sumbar, kami pastikan memang sudah tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Yang masih banyak ada di Provinsi Aceh dan sebagian di Sumatera Utara," kata Kepala BNPB Suharyanto.
Mengutip Antara, Rabu (4/3/2026) secara umum pemerintah pusat serentak di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali melaksanakan pemberian bantuan terhadap rumah rusak ringan dan sedang akibat bencana banjir dan tanah longsor.
"Ini adalah tahap kedua. Untuk tahap pertama sudah diberikan pada 25 kabupaten dan kota. Hari ini secara serentak ada 19 kabupaten dan kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar," jelasnya.
Dengan adanya bantuan tersebut seluruh masyarakat terdampak di 14 kabupaten dan kota di Sumbar telah mendapatkan bantuan dengan data yang sudah diverifikasi kategori rusak ringan maupun rusak berat.
Hal tersebut merupakan janji atau tanggung jawab pemerintah bahwa masyarakat terdampak bencana yang rumahnya rusak ringan dan sedang segera mendapatkan bantuan.
Sementara untuk yang rusak berat, Suhariyanto mengatakan sebagian besar masyarakat juga sudah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) dan sebagian lagi ada yang tinggal dengan keluarga atau mendapat dana pengungsian.
"Mudah-mudahan ini terus berlanjut, sebab target kami pada Ramadhan 2026 ini sebagian besar atau bahkan seluruhnya masyarakat sudah dipindahkan ke huntara," tambahnya. (Antara)
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







