Wapres Gibran Ingatkan Pemanfaatan AI Jangan Sampai Membuat Siswa Ketergantungan

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 04 Maret 2026 | 16:45 WIB
Wapres Gibran Rakabumingraka saat kunjungan ke sekolah di Bandung Jawa Barat. (BeritaNasional/Setpres)
Wapres Gibran Rakabumingraka saat kunjungan ke sekolah di Bandung Jawa Barat. (BeritaNasional/Setpres)

BeritaNasional.com -  Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengingatkan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)  tidak membuat siswa bergantung sepenuhnya pada teknologi, tetapi harus meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Hal ini tetap harus menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan.

“AI boleh digunakan, tapi jangan sampai ketergantungan. Berpikir kritis jangan sampai hilang. Pekerjaan Rumah (PR) jangan hanya mengandalkan AI, tetap harus dicari dan dipahami sendiri jawabannya,” ujarnya. 

Selain itu Gibran juga menekankan pentingnya etika dan penguatan nalar kritis dalam penggunaan kecerdasan buatan.

Gibran saat meninjau Sekolah Menengah Pertama (SMP) Plus Muthahhari di Kabupaten Bandung Jawa Barat, Rabu (4/3/2026) juga menyampaikan AI memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar mengajar.

“Penggunaan AI ini penting sekali untuk kehidupan sehari-hari, terutama untuk menunjang para guru dan pengajar, serta mempermudah kegiatan pelajar. Tapi di satu sisi, kita juga harus tahu bahwa AI ini ada aturan main dan etika,” terangnya.

Tidak hanya itu ayah dari Jan Ethes Srinarendra ini juga menyinggung potensi penyalahgunaan teknologi, seperti manipulasi gambar dan suara, yang kerap dimanfaatkan untuk penipuan.

Literasi digital dan pemahaman etika dinilai penting agar siswa mampu menggunakan AI secara bertanggung jawab.

Lebih lanjut ia menekankan setiap kemajuan teknologi memiliki konsekuensi sehingga diperlukan keseimbangan antara percepatan transformasi digital dan keberlanjutan lingkungan.

“Kalau bicara AI dan industrialisasi pasti ada plus dan minus. Tantangannya adalah mencari titik tengah. AI-nya jalan, edukasi meningkat, tapi lingkungan juga harus diperhatikan,” ujar Wapres Gibran.

Ia kemudian mendorong para guru untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu membimbing siswa dalam memanfaatkan teknologi secara tepat. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: