Donny Fattah Meninggal Dunia, Ini Profil Bassis Legendaris dan Pendiri God Bless

Oleh: Imantoko Kurniadi
Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:11 WIB
Bassis grup rock God Bless, Donny Fattah, meninggal dunia. (Foto/Instagram: God Bless)
Bassis grup rock God Bless, Donny Fattah, meninggal dunia. (Foto/Instagram: God Bless)

BeritaNasional.com -  Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Musisi legendaris sekaligus bassis grup rock God Bless, Donny Fattah, meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Jakarta.

Informasi mengenai meninggalnya Donny Fattah diumumkan melalui akun Instagram resmi band God Bless, @godblessrocks.

“Inalilahi waina ilahi rojiun. Telah meninggal dunia DONNY FATTAH, bassist, salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta, di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta,” tulis pernyataan tersebut.

Kepergian Donny Fattah menjadi kehilangan besar bagi industri musik Tanah Air, terutama bagi penggemar musik rock Indonesia yang telah mengikuti perjalanan kariernya selama lebih dari lima dekade.

Profil Donny Fattah, Pionir Rock Indonesia

Nama Donny Fattah dikenal luas sebagai salah satu musisi penting yang membantu membentuk identitas musik rock Indonesia sejak era 1970-an.

Biodata Donny Fattah

  • Nama lengkap: Jidon Patta Onda Gagola
  • Nama panggung: Donny Fattah
  • Tempat lahir: Makassar, Sulawesi Selatan
  • Tanggal lahir: 24 September 1949
  • Tanggal meninggal: 7 Maret 2026
  • Usia: 76 tahun
  • Profesi: Musisi, bassis
  • Band utama: God Bless
  • Tahun aktif: 1965 – 2026

Donny dikenal sebagai salah satu pilar ritme yang membangun karakter musik God Bless. Permainan bass-nya memberikan fondasi kuat pada warna musik band tersebut.

Perjalanan Karier Donny Fattah di Dunia Musik

Karier musik Donny Fattah dimulai sejak 1965 saat bergabung dengan band Harbour Beat bersama Bartje Van Houten dan Minggus Tahitoe. Pengalaman tersebut membentuk karakter permainan bass yang energik dan improvisatif.

Pada akhir 1960-an, Donny juga terlibat dalam proyek musik Fancy Junior yang semakin mengasah kemampuan bermusiknya.

Namanya semakin dikenal ketika mendirikan band yang kelak menjadi legenda rock Indonesia.

Mendirikan God Bless dan Mengubah Sejarah Rock Indonesia

Pada 5 Mei 1973, Donny Fattah bersama Ahmad Albar, Jockie Soerjoprajogo, dan Fuad Hassan membentuk Crazy Wheels yang kemudian berkembang menjadi God Bless.

Band ini kemudian dikenal sebagai salah satu pelopor musik rock di Indonesia.

Sejak album pertama “Huma di Atas Bukit” (1975), Donny Fattah selalu terlibat dalam perjalanan musikal God Bless, termasuk dalam album:

  • Cermin (1981)
  • Semut Hitam (1988)
  • Raksasa (1989)
  • Apa Kabar (1997)
  • 36th (2009)
  • Cermin 7 (2017)
  • Anthology (2023)

Lagu-lagu seperti “Semut Hitam”, “Huma di Atas Bukit”, dan “Rumah Kita” menjadi bagian penting sejarah musik Indonesia.

Donny Fattah dikenal memiliki gaya bermain bass yang khas. Ia bahkan memperkenalkan teknik funky thump yang dipopulerkan oleh Stanley Clarke ke kawasan Asia Tenggara.

Gaya tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi banyak bassis muda di Indonesia dan negara tetangga.

Karena kontribusinya, Donny sering disebut sebagai salah satu bassis paling berpengaruh dalam sejarah musik rock Indonesia.

Proyek Musik Lain Donny Fattah

Selain aktif bersama God Bless, Donny juga terlibat dalam sejumlah proyek musik besar.

Ia sempat memperkuat grup Kantata Takwa bersama Iwan Fals, Sawung Jabo, dan sejumlah seniman lainnya.

Proyek tersebut melahirkan beberapa album penting seperti:

  • Kantata Takwa (1990)
  • Kantata Samsara (1997)
  • Kantata Revolvere (2002)

Selain itu, Donny juga bergabung dengan proyek musik Gong 2000 bersama Ian Antono dan Ahmad Albar.

Sempat Berjuang Melawan Penyakit

Sebelum meninggal dunia, Donny Fattah diketahui sempat berjuang melawan beberapa penyakit sekaligus, termasuk sarkopenia, penyumbatan vaskular, dan gangguan autoimun.

Kondisi tersebut membuatnya harus mengonsumsi puluhan obat setiap hari di usia senja.

Meski demikian, semangatnya terhadap musik tetap tinggi hingga akhir hayatnya.sinpo

Komentar: