Kapan Waktu Terbaik Tunaikan Zakat Fitrah? Berikut ini Penjelasannya

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 12 Maret 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi zakat fitrah (BeritaNasional/Freepik)
Ilustrasi zakat fitrah (BeritaNasional/Freepik)

BeritaNasional.com -  Zakat fitrah merupakan zakat yang diwajibkan atas setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak yang memiliki kelebihan makanan pada malam Idul Fitri.

Mengutip laman Baznas, dalil kewajibannya terdapat dalam hadis sahih riwayat Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu:

“Rasulullah mewajibkan zakat fitrah satu sha kurma atau satu sha gandum atas setiap muslim, baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar dari kaum muslimin.”
(HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

Zakat fitrah memiliki dua fungsi utama:

Membersihkan orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor.

Memberikan kecukupan kepada fakir miskin pada hari raya.

Dari sinilah kita memahami bahwa waktu terbaik zakat fitrah sangat berkaitan dengan tujuan sosialnya.

Waktu Terbaik Zakat Fitrah Menurut Syariat

Dalam pembahasan fikih, para ulama membagi waktu zakat fitrah ke dalam beberapa kategori. Memahami pembagian ini membantu kita menentukan waktu terbaik zakat fitrah agar tidak terlambat atau justru terlalu dini.

1. Waktu Wajib

Waktu wajib zakat fitrah dimulai sejak terbenamnya matahari pada malam Idulfitri (malam 1 Syawal). Artinya, siapa yang masih hidup pada saat matahari terbenam di akhir Ramadhan, maka ia wajib menunaikan zakat fitrah.

2. Waktu Terbaik Zakat Fitrah (Waktu Afdal)

Waktu terbaik zakat fitrah adalah setelah terbit fajar pada hari Idulfitri hingga sebelum pelaksanaan shalat Id. Inilah waktu yang paling utama sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah.

Dalam hadis disebutkan bahwa Nabi memerintahkan agar zakat fitrah ditunaikan sebelum orang-orang keluar untuk shalat Id. Hal ini menunjukkan bahwa waktu terbaik zakat fitrah adalah sebelum shalat Idulfitri dilaksanakan, agar kaum fakir sudah menerima bantuan sebelum merayakan hari raya.

Dengan menunaikan zakat pada waktu ini, kita benar-benar mengikuti sunnah dan memastikan tujuan sosialnya tercapai.

3. Waktu Boleh

Mayoritas ulama membolehkan pembayaran zakat fitrah sejak awal Ramadhan. Mazhab Syafi’i bahkan membolehkan sejak awal bulan Ramadhan, sedangkan sebagian ulama lain membolehkan dua atau tiga hari sebelum Idulfitri.

Di Indonesia, praktik membayar zakat fitrah sejak awal Ramadhan sudah umum dilakukan, terutama melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional. Hal ini memudahkan distribusi agar lebih terorganisir dan tepat sasaran.

Meskipun diperbolehkan sejak awal Ramadhan, tetap perlu diingat bahwa waktu terbaik zakat fitrah secara afdhal tetap sebelum shalat Id.

4. Waktu Makruh

Menunda pembayaran zakat fitrah hingga setelah shalat Id tanpa uzur yang dibenarkan hukumnya makruh. Hal ini karena tujuan memberikan kecukupan kepada fakir miskin pada hari raya menjadi tidak optimal.

5. Waktu Haram

Jika zakat fitrah dibayarkan setelah hari raya tanpa alasan yang dibenarkan, maka hukumnya berdosa dan tidak lagi bernilai sebagai zakat fitrah, melainkan hanya menjadi sedekah biasa.

Inilah sebabnya memahami waktu terbaik zakat fitrah menjadi sangat penting bagi setiap muslim.

Hikmah Penetapan Waktu Terbaik Zakat Fitrah

Penetapan waktu terbaik zakat fitrah bukan tanpa alasan. Ada hikmah besar di baliknya.

1. Menyempurnakan Ibadah Puasa

Zakat fitrah berfungsi sebagai penyempurna puasa Ramadhan. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis, zakat fitrah menjadi pembersih bagi orang yang berpuasa dari kesalahan dan kekhilafan.

Dengan menunaikannya pada waktu terbaik zakat fitrah, kita menutup Ramadhan dengan ibadah yang sempurna.

2. Memberi Kegembiraan di Hari Raya

Idulfitri adalah hari kemenangan. Islam tidak ingin ada kaum muslimin yang merasakan kelaparan atau kesedihan pada hari tersebut. Karena itu, waktu terbaik zakat fitrah ditetapkan sebelum shalat Id agar para mustahik dapat memanfaatkannya tepat waktu.

Bayangkan betapa indahnya ketika seluruh umat Islam dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kecukupan.

3. Menghindari Kelalaian

Menunda-nunda seringkali membuat kita lalai. Dengan mengetahui batas waktu terbaik zakat fitrah, kita terdorong untuk segera menunaikannya dan tidak menunggu hingga detik terakhir.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: