517 Masjid di Sulsel Siap Terima Pemudik untuk Beristirahat
BeritaNasional.com - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ali Yafid mengatakan, pihaknya menyiapkan ratusan rumah ibadah, seperti masjid, untuk para pemudik agar bisa beristirahat demi keamanan dan keselamatan saat melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.
“Kalau lelah dalam perjalanan, silakan singgah beristirahat di masjid, karena Kemenag Sulsel telah siapkan ratusan rumah ibadah di sepanjang jalur utama yang siap melayani para pemudik 24 jam selama fase arus mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujarnya.
Ali Yafid yang memimpin rapat koordinasi (rakor) jelang libur Lebaran mengajak jajarannya untuk selalu siap membantu pemudik dengan menyiapkan masjid yang dilalui pemudik selama 24 jam untuk beristirahat.
Ia menginformasikan saat ini ada 517 masjid yang bisa dimanfaatkan pemudik untuk istirahat, jumlah itu naik dari sebelumnya 492 masjid. Selain itu sejumlah madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) di sepanjang jalur utama pemudik di kabupaten/kota yang juga siap melayani.
Masjid yang tersebar di sepanjang jalur mudik nasional di Sulsel, kata dia, siap menjadi tempat istirahat sementara bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh.
"Kehadiran posko mudik di rumah ibadah ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam melayani masyarakat selama musim mudik," katanya.
Ali Yafid menegaskan kepada seluruh jajarannya di kabupaten/kota agar terus memantau dan memastikan kesiapan masjid yang berada di jalur mudik untuk melayani para pemudik selama periode perjalanan Lebaran, utamanya pastikan tanda tanda berupa baliho atau spanduk di lokasi Masjid Ramah Pemudik.
“Kita ingin agar rumah-rumah ibadah yang berada di jalur mudik benar-benar siap melayani para pemudik. Rumah ibadah tersebut diharapkan dapat dibuka selama 24 jam selama masa mudik, karena para pemudik datang silih berganti sepanjang waktu,” katanya.
Menurutnya, kesiapan layanan juga harus disertai dengan pengaturan petugas yang berjaga agar keamanan dan kenyamanan pemudik tetap terjaga.
“Perlu ada petugas yang berjaga agar keamanan tetap terjamin. Jangan sampai jamaah yang beristirahat justru mengalami kehilangan barang atau hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







